Kasus Corona Kian Meningkat di Tokyo, Gubernur Tokyo Yuriko Koike Naikan Status Peringatan ke Level Tertinggi

Tokyo Governor Yuriko Koike speaks during a press conference on the COVID-19 coronavirus at the Tokyo metropolitan government office in Tokyo on May 22, 2020. - Japanese Prime Minister Shinzo Abe announced that he will seek expert advice on May 25 on whether to lift the state of emergency imposed on the greater Tokyo area hit by the coronavirus. (Photo by Kazuhiro NOGI / AFP)

Tokyo dalam beberapa hari terakhir dikonfirmasi kasus corona lebih dari 100 kasus perhari. Dalam beberapa hari lalu bahkan kasus harian corona di Tokyo sempat diatas 200 kasus perhari selama 4 hari berturut-turut.

Pada hari Rabu (15/7/20) kemarin, pemerintah Tokyo mengkonfirmasi adanya penambahan kasus corona sebanyak 280 kasus dan angka ini merupakan yang tertinggi sejak pencabutan status darurat nasional pada 25 Mei lalu.

Melihat kasus corona yang semakin mengkhawatirkan, Gubernur Tokyo Yuriko Koike menaikan status peringatan corona di Tokyo ke level tertinggi pada hari Rabu (15/7/20) kemarin. Hal ini dilakukan pemerintah Tokyo guna mencegah kebangkitan virus corona di Tokyo.

Koike menghimbau kepada seluruh warga di Tokyo agar tidak melakukan perjalanan ke luar prefektur dan mengurangi aktivitas yang dapat meningkatkan resiko penyebaran virus corona.

Koke juga menegaskan agar seluruh warga menahan diri mengunjungi tempat hiburan malam karena kasus corona di Tokyo di konfirmasi kebanyakan berasal dari tempat hiburan malam.

“Saya meminta agar seluruh warga dan seluruh pelaku unit bisnis agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu resiko penyebaran virus” kata Koike dalam sebuah konferensi pers.

Hingga saat ini kasus corona di Tokyo dikonfirmasi telah mencapai 8354 kasus.

Koike juga ragu akan rencana pemerintah pusat yang akan mensubsidi wisatawan agar membangkitkan kembali sektor pariwisata ditengah keadaan corona yang terus meningkat akhir-akhir ini.

Pemerintah pusat Jepang memang berencana untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata yang sempat lesu akibat pandemi corona yang melanda dunia dengan memberikan pancingan subsidi wisata hingga 20.000 yen kepada wisatawan yang akan dimulai pada Agustus mendatang.

Namun dengan kasus corona yang kian meningkat, pemerintah harus memikirkan secara matang agar kebijakan ini tidak merugikan.

Source : mainichi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here