Kemendagri Jepang Ungkapkan Data Populasi Lansia Di Atas 75 Tahun Bertambah Signifikan

Kementerian Dalam Negeri Jepang mencatatkan rekor penambahan  populasi lansia di atas 75 tahun mencakup lebih dari 15% sehingga kini berjumlah 19,37 juta jiwa.

Populasi lansia di atas 65 tahun terhitung 29,1% sehingga total lansia di atas 65 tahun kini berjumlah 36,27 juta jiwa.

Saat ini,Jepang masih menduduki julukan sebagai negara dengan populasi lansia terbanyak di dunia diikuti dengan Itali dan Finlandia.

Menurut Institut Nasional Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial Jepang mengatakan bahwa proyeksi kenaikan lansia di Jepang akan terus bertambah dan di tahun 2040 diperkirakan akan mencapai 35,5% dari total populasi keseluruhan Jepang.

Bertambahnya populasi lansia ini juga menjadi PR bagi pemerintah bagaimana mengelola sistem perawatan kesehatan dan harus memperbesar angka kelahiran yang rendah serta mengelola pekerja untuk merawat para lansia tersebut.

Sementara itu, proporsi manula rentang usia 65 hingga 69 tahun sebanyak 50,3% nya masih bekerja dan produktif. Namun penurunan tren terlihat pada Agustus 2021 dikarenakan pandemi corona. Hal ini mengkhawatirkan dimana lansia akan terus menua seiring bertambahnya waktu dan kondisi badan sudah tidak akan bisa untuk bekerja.

Di sisi lain, bertambahnya populasi lansia di Jepang tentu akan membuka peluang bagi pekerja perawat lansia.

Saat ini saja, pemerintah tengah mencoba untuk terus menarik tenaga kerja asing dengan visa khusus SSW (Specified Skilled Worker) agar bisa bekerja sebagai perawat lansia di Jepang.

Krisis tenaga kerja di Jepang akibat populasi yang menurun membuat generasi muda di sana enggan untuk bekerja sebagai perawat lansia. Para generasi muda di Jepang lebih condong bekerja di industri perkantoran atau pun perusahaan yang berbau teknologi.

Bagaimanapun juga, hal ini akan menjadi PR bagi pemerintah agar bisa mengelola lansia yang terus bertambah dengan sistem jaminan kesehatan dan mendapat tenaga perawatan yang layak.

Source : KN