Kodomo no Hi, Tradisi di Jepang Untuk Merayakan Pertumbuhan Anak

Kodomo no Hi, jika diartikan dalam bahasa Indonesia berarti “hari anak” memang sudah menjadi salah satu tradisi bagi negara Jepang.

Jika hari anak di Indonesia diperingati pada 23 Juli, di Jepang hari anak jatuh pada hari ini tanggal 5 Mei dan dijadikan sebagai hari libur nasional.

Seperti pada namanya, tradisi ini adalah untuk merayakan pertumbuhan anak-anak.

Pada zaman dulu, tradisi untuk menghargai pertumbuhan anak disebut dengan nama Tango no Sekku yang sebenarnya ditujukan kepada pertumbuhan anak laki-laki agar mendapat pengakuan dari ayah mereka.

Saat perayaan hari anak berlangsung, biasanya setiap sudut kota akan dipenuhi dengan hiasan bendera ikan mas atau biasa disebut dengan Koinobori.

Mengapa ikan mas adalah karena bagi orang Jepang ikan tersebut dipercaya membawa keberuntungan. Selain itu, ikan mas juga melambangkan yang kuatnya ikan mas ketika berenang mencirikan kekuatan.

Saat hari anak tiba, seperti tradisi pada namanya yakni “hari anak” biasanya para orang tua akan menghabiskan waktu bersama dengan anak-anaknya. Biasanya para orang tua akan membuat kertas lipat atau yang disebut dengan origami atau pun berendam bersama agar bisa lebih dekat dengan sang anak.

Mereka juga biasanya akan memakan kue tradisional bernama kashiwa mochi, kue yang terbuat dari tepung beras berisi kacang merah, karena kue tersebut menyiratkan keturunan yang tidak akan berakhir.