Konsultan Kehamilan di Jepang Mengaku Belakangan ini Banyak Menerima Konsultasi Hamil dari Para Remaja

Pihak rumah sakit dalam divisi konsultasi kehamilan mengatakan telah menerima banyak pertanyaan yang datang dari para siswa sekolah soal kehamilan. ⁣

Pada kenyataannya pandemi corona saat ini membuat banyak perubahan aktivitas masyarakat dalam beraktivitas seperti bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Ada pula pasangan yang bercerai akibat terlalu sering di rumah bersama dengan pasangan mereka. Dalam pandemi seperti ini juga ternyata menyatukan para kekasih muda setidaknya secara fisik. ⁣

Rumah sakit Jikei di Kumamoto mengatakan bahwa peningkatan konsultasi kehamilan di kalangan remaja sudah dimulai sejak bulan Maret lalu ketika pemerintah menutup sekolah dan mengharuskan belajar dari rumah. ⁣

Rumah sakit juga melaporkan pada bulan April lalu divisi konsultasi kehamilan menangani lebih banyak konsultasi kehamilan dari para siswa sekolah. ⁣

“Dengan ditutupnya sekolah karena virus corona, banyak siswa tinggal di rumah dan menghadirkan peluang aktivitas seksual, yang dalam beberapa kasus mengarah pada kehamilan yang tidak direncanakan” kata Hasuda wakil direktur rumah sakit Jikei. ⁣

Divisi kehamilan juga mengatakan bahwa pertanyaan diterima dari para remaja soal kehamilan bukan hanya yang sedang hamil namun juga bagi beberapa remaja yang baru berhubungan seks seperti contoh pertanyaannya “Bisakah hamil ketika pertama kali berhubungan seks?” dan juga “saya berhubungan seks dengan pacar, sekarang dia merasa mual apakah itu tanda kehamilan?” dan lain sebagainya. ⁣

Meningkatnya konsultasi seperti ini juga menunjukan bahwa para remaja di Jepang gagal untuk mempraktikan physical distancing yang harus dilakukan saat pandemi seperti sekarang. ⁣

Source : Soranews24