Kunjungi Jepang, Menko Airlangga Minta Keringanan Bea Masuk Ikan Tuna dan Buah dari Indonesia

Kunjungan kerja Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Airlangga Hartanto ke Jepang bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Industri Jepang Yasutoshi Nishimura membahas berbagai kerjasama ekonomi.

Dalam pertemuan, Airlangga menuturkan dalam perjanjian IJEPA bahwa Indonesia akan meningkatkan ekspor tuna kaleng ke Jepang dengan tarif lebih bersaing.

Selain itu Menko Airlangga meminta agar kuota bebas bea masuk ekspor pisang menjadi 4.000 pertahun dan juga mengubah syarat pembebasan bea masuk kuota ekspor buah nanas dari Indonesia.

Untuk itu, Airlangga berharap agar Jepang mau mempertimbangkan pembebasan bea masuk produk Ikan tuna dan buah dari Indonesia.

“Diharapkan Jepang dapat mempertimbangkan bea masuk untuk beberapa komoditas  seperti ikan tuna, serta buah pisang dan nanas” kata Airlangga.

Selain itu, pemerintah Jepang juga diharapkan dapat menerima sertifikasi Rantai Pasok Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) demi meningkatkan ekspor produk kelapa sawit ke Jepang.

Pada pertemuan tersebut, Airlangga juga sangat mengapresiasi investasi swasta Jepang ke Indonesia sebesar 5,2 miliar dolar AS di Ibukota negara IKN dalam berbagai sektor seperti otomotif, industri baterai, baja, pembangunan pembangkit listrik dan infrastruktur transportasi.

Source : bisnis