Kurs Yen Tembus 1 JPY = Rp 104, Bank Sentral Jepang Ambil Tindakan Cepat Agar Nilai Tukar Tak Semakin Anjlok

Bank Sentral Jepang atau BOJ kini melakukan “rate check” guna mempertahankan nilai tukar yen yang terus mengalami penurunan.

13 September lalu, kurs yen terus alami penurunan terendah hingga 1 JPY = Rp 103 dan juga alami penurunan pada nilai tukar terhadap dolar 1 JPY = US$ 0,0069.

Langkah rate check yang dilakukan BOJ ternyata cukup tepat hingga kembali menaikan nilai tukar yen meski tidak secara signifikan.

“Rate Check dilakukan salah satunya dengan bertanya kepada pelaku pasar mengenai transaksi valuta asing mereka. Pada dasarnya ini adalah peringatan sebelum melakkan intervensi ketika nilai mata uang berfluktuasi” ucap Toshikazu Horiuchi, kepala dari lembaga IwaiCosmo Sekuritas.

Menurut Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan bahwa intervensi menjadi salah satu jalan pemerintah untuk memperbaiki pelemahan nilai tukar yen terhadap mata uang asing.

Di satu sisi, The Fed Bank Sentral Amerika diperkirakan akan terus agresif menaikan suku bunga dan akan memicu pelemahan terhadap salah satunya adalah mata uang Jepang yen.

BOJ mungkin menjadi salah satu diatara bank sentral di dunia yang tetap menahan kebijakan moneternya. Negara di Eropa yang menahan suku bunga kini sudah berubah menjadi lebih agresif dalam menaikan suku bunga.

Source : kontan