Lebih dari Setengah Populasi Jepang Setidaknya Telah Menerima Dosis Pertama Vaksin Covid-19

@“Œ‹žEVh‚ð•à‚­‘吨‚̐l‚½‚¿B“Œ‹ž“s‚̐VŒ^ƒRƒƒiŠ´õŽÒ”‚Í‚T“ú˜A‘±‚Å‚Rçl‚ð’´‚¦‚鍂…€‚Æ‚È‚Á‚Ä‚¢‚遁‚P“úŒßŒã

Hingga kini, Jepang telah mencatatkan sebanyak kurang lebih  64juta masyarakat telah menerima dosis pertama vaksin covid-19 dimana angka ini melebih setengahnya populasi total penduduk Jepang sebanyak 126 juta jiwa.

Pemerintah akan terus menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat sebagai langkah terhadap pencegahan penularan virus corona di negara tersebut.

Selain itu, setidaknya sebanyak kurang lebih sebanyak 49 juta masyarakat telah menerima vaksin dosis kedua atau sebanyak 40% dari total populasi Jepang.

Pemerintah menargetkan agar setengah dari populasi akan menerima vaksin dosis kedua hingga akhir Agustus ini bahkan menyentuh 60% hingga bulan September nanti.

Sejauh ini, Jepang secara eksklusif menggunakan vaksin buatan Amerika Pfizer Inc atau juga Moderna Inc. Mulai minggu ini pasokan vaksin AstraZeneca juga akan digunakan  untuk orang yang berusia 40 tahun atau lebih ke prefektur yang membutuhkan dosis tambahan seperti Tokyo dan Osaka.

Kini pemerintah Jepang juga tengah mempertimbangkan untuk pemberian dosis ketiga ditengah kekhawatiran bahwa vaksin dosis kedua akan berkurang kemanjurannya dari waktu ke waktu. Sebelum itu, peneliti akan mengembangkan studi terkait dengan pemberian vaksin ketiga diperlukan atau tidak dan kemungkinan akan diberikan tahun depan.

Beberapa negara di dunia termasuk Israel telah memberikan vaksin booster atau dosis vaksin ketiga sebagai penguat.