Manfaatkan Momentum Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Dubes Heri Akhmadi Gandeng Pebisnis Fukuoka

​Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kyukeiren (Federasi Ekonomi Prefektur Kyushu) mengadakan kegiatan hybrid “Business Forum: Investment and Business Opportunities in Indonesia” pada Senin 8 November 2021.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang merangkap Negara Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi dalam sambutannya menjelaskan, KBRI Tokyo dan Kyukeiren ingin memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk mendorong kerja sama investasi dengan Jepang khususnya dengan pebisnis di Prefektur Fukuoka. “Saya yakin peluang kerja sama yang ada saat ini dapat terealisasi dengan baik jika ada pemahaman yang sama,” demikian disampaikan Dubes Heri.

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Kementerian Investasi, Riyatno selaku pembicara kunci yang hadir secara virtual menjelaskan, dengan telah diberlakukannya peraturan pelaksana Undang-Undang Cipta Kerja berdasarkan sistem perijinan usaha terintegrasi berbasis risiko, maka para calon investor dapat semakin mudah untuk berinvestasi di Indonesia. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tokyo Hilman Tisnawan mengatakan, kondisi yang paling layak bagi para pemangku kepentingan bisnis agar aktivitas mereka tetap lancar di Indonesia adalah fasilitas penyelesaian transaksi dagang menggunakan mata uang lokal (Local Currency Settlement/LCS) antara Indonesia dan Jepang. Skema LCS ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan dan investasi serta  efisiensi melalui penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi perdagangan antara Indonesia dan Jepang.  

Business Forum ini dihadiri oleh pebisnis Fukuoka yang bergerak di berbagai sektor termasuk energi, industri bioteknologi, manufaktur dan retail.  Prefektur Fukuoka merupakan salah satu pusat ekonomi Jepang wilayah barat dengan PDB melebihi USD 154 miliar. Kyushu secara keseluruhan, termasuk Prefektur Fukuoka, merupakan ekonomi terbesar ke-28 dibandingkan dengan negara-negara di dunia.  

Hingga Triwulan III Tahun 2021, total realisasi investasi dengan Jepang berjumlah sebesar USD 1.7 miliar, dengan investasi terbesar pada sektor Listrik, Gas dan Air sebesar USD 415 juta, diikuti sektor Industri Kimia dan Farmasi sebesar USD 326 juta, dan sektor Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain sebesar USD 276 juta. Untuk triwulan III Tahun 2021, realisasi investasi Jepang di Indonesia berada pada peringkat ketiga, setelah Singapura dan Hongkong.

Source : kemlu