Menteri Jepang Puji Kebijakan Relaksasi PPnBM Pemerintah Indonesia yang Dinilai Memudahkan Investasi Asing

Pertemuan kunjungan kerja Menteri Perindustrian Agus Gumiang Kartasasmita yang berlanjut dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan Umum dan Industri Jepang Hiroshi Kajiyama untuk berdiskusi soal serangkaian kerja sama di bidang Manufakur dibawah perjanjian bilateral Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Saat pertemuan tersebut, Menteri Agus menerangkan bahwa Menteri Hiroshi memuji kebijakan pemerintah Indonesia yang merelaksasi pajak barang mewah atau PPnBM hingga November 2021 yang dianggap sangat memudahkan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

“Menteri Kajiyama memuji kebijakan relaksasi PPnBM yang dianggap dapat mendorong kemudahan investasi bagi industri otomotif Jepang yang akan masuk ke Indonesia” ucap Menteri Agus.

Saat ini sendiri, pemerintah Indonesia tengah memberlakukan relaksasi pajak barang mewah untuk kendaraan kelas tertentu yang diproduksi di Indonesia

Sementara itu, dampak baik dari relaksasi PPnBM, banyak vendor mobil yang alami permintaan yang sangat pesat. Hal ini terlihat dari data purchase order di Indonesia yang meningkat hingga 140,8% hingga 12 Maret 2021.

Meningkatnya permintaan produk otomotif di kalangan masyarakat inilah yang memacu pabrikan otomotif meningkatkan kapasitas produksi agar mampu menutupi permintaan konsumen.

Namun hal ini juga mendapat beberapa kendala seperti halnya perusahaan pembiayaan yang lebih sulit memberikan kredit di tengah pandemi dan juga kesiapan pasokan komponen otomotif yang sulit di tengah pandemi.

Selain itu, pabrik yang harus menerapkan protokol kesehatan dengan jarak karyawan masin-masing 1,5 meter membuat produksi manufaktur terhambat.

Source : industry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here