Meski Status Darurat Dicabut, Bar dan Berbagai Bisnis di Tokyo Tetap Diminta Kurangi Jam Operasional

Pemerintah Tokyo mengatakan pada Rabu (24/3/21) kemarin bahwa berbagai bisnis dan bar akan tetap diminta mengurangi jam operasional meski status darurat kini telah dicabut ditangah kekhawatiran bangkitnya kembali penyebaran virus di Ibukota.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike telah berdiskusi dengan 3 pemimpin wilayah yakni Chiba, Kanagawa dan Saitama telah sepakat bahwa berbagai restoran dan bar akan diminta tutup mulai jam 9 malam. Langkah ini akan terus dilakukan pemerintah daerah hingga 21 April.

Beberapa bar yang menyajikan minuman beralkohol juga diminta tutup mulai jam 8 malam.

Pemerintah setempat juga mencanangkan akan memberikan subsidi hingga 40.000 (JPY) bagi restorand dan bar yang diminta mengurangi operasional.

Dalam laporan Rabu kemarin, Tokyo mencatat adanya penambahan kasus corona sebanyak 420 dimana melebih 400 untuk pertama kalinya dalam seminggu terakhir.

Source : JT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here