Open Donasi, Museum Ghibli Berhasil Kumpulkan Dana 21 Juta Yen Jauh Melebihi Target Awal

Beberapa waktu lalu, pengelola museum Ghibli mengumumkan bahwa mereka akan membuka donasi karena museum tersebut merupakan salah satu yang terkena dampak pandemi dan tidak bisa menutup operasional.

Saat pembukaan donasi, pihak pengelola studio Ghibli menargetkan mendapat 10 Juta yen.

Namun dalam konferensi pers mengatakan bahwa pengelola telah mendapat dukungan dana dari masyarakat sebesar  21.9142.735 JPY atau sekitar Rp 2,5 Milyar hingga Senin kemarin.

Setidaknya ada sebanyak 2808 orang yang turut mendonasikan uangnya untuk Museum ini agar tetap beroperasi.

Setiap orang yang akan menyumbang setidaknya harus menyumbang dengan minimal uang sebesar 5000 JPY atau sekitar Rp 650.000.

Donasi tersebut hanya dibuka di Jepang dan tidak dibuka sumbangan dari luar negeri.

Industri pariwisata memang salah satu sektor yang sangat terpukul adanya pandemi. Hal ini juga berdampak pada museum wisata dari karya Ghibli yang terancam tidak dapat menutup biaya operasional akibat penurunan pendapatan yang sangat drastis.

Untuk itu, pengelola membuka kampanye Furusato Nozei, atau yang sebuah kampanye dimana masyarakat dapat menyumbang kepada bisnis kecil yang terkena kesulitan dalam kondisi tertentu.

Sejak 25 April, pengelola mengumumkan penutupan museum karena adanya keadaan darurat yang diberlakukan pemerintah Jepang. Alhasil, museum ini sama sekali tidak menerima pendapatan dari pengunjung.

Source : ANN