Osaka, Kyoto dan Hyogo Serukan Pemerintah Pusat Perluas Wilayah Status Darurat

Staff members of the Tokyo metropolitan government wearing protective masks hold placards during a march as they call for people to stay home and shortening business hours to restaurants or bars after the government declared the second state of emergency for the capital and some prefectures, amid the coronavirus disease (COVID-19) outbreak, at Shinjuku entertainment and amusement district in Tokyo, Japan January 8, 2021. REUTERS/Issei Kato - RC2O3L9D8RVV

Osaka, Kyoto, Hyogo dan beberapa wilayah di dalamnya telah mendesak pemerintah pusat agar memperluas wilayah status darurat akibat melonjaknya kasus penyebaran virus corona.

Para kepala daerah mengatakan bahwa jika mereka tidak mendesak pemerintah pusat untuk memberlakukan kembali status darurat, lonjakan virus tidak akan terbendung yang berujung pada dampak sistem medis.

Dalam beberapa waktu ke belakang, lonjakan infeksi kasus corona di 3 daerah besar Jepang tersebut memang mengalami penambahan yang signifikan dalam 1 hari.

Perdana Menteri Yoshihide Suga telah mengumumkan lewat konferensi pers 2 hari lalu bahwa Tokyo saat ini sedang diberlakukan status darurat dengan mengurangi aktivitas masyarakat di perkantoran hingga 70% serta pemotongan jam operasional restoran dan bar demi membendung penyebaran virus.

Pada hari Jumat (8/1/21) kemarin saja, total komulatif penambahan virus corona dari seluruh prefektur dilaporkan mencapai hingga 7900 kasus dalam 1 hari.

Beberapa wilayah lain seperti Aichi kini juga sedang mempertimbankan untuk mengajukan status darurat kepada pemerintah pusat untuk memberlakukan status darurat.

Source : JT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here