Pakai Embel-embel Jepang, Miniso Perusahaan Retail Asal China Minta Maaf Janji Akan Ubah Strategi Pemasaran

People walk past a store of Chinese retailer MINISO Group in Beijing, China September 13, 2021. Picture taken September 13, 2021. REUTERS/Tingshu Wang

Miniso, perusahaan retail asal China mengeluarkan pernyataan permohonan maaf atas penggunaan embel-embel Jepang dalam tahap awal globalisasi merek mereka.

Dilansir dari platform weibo, perusahaan meminta maaf dan malu telah mempromosikan dirinya sebagai merek desainer Jepang pada tahap awal pengembangannya.

Perusahaan retail penyedia aksesoris, produk rumah tangga, mainan hingga kecantikan merupakan perusahaan yang berbasis di Guangdong China yang sering dikira berasal dari Jepang dengan logo tulisan katakana bertuliskan Meiso.

Manajemen berjanji untuk meminta pertanggung jawaban staf senior untuk menghapus elemen apapun yang membuat referensi citra Jepang pada Maret tahun depan.

Menurut manajemen, pemasaran produk  dengan embel produk Jepang adalah strategi yang fatal dan kesalahan besar.

Pernyataan Miniso ini mencuat usai reaksi dari Miniso di Spanyol yang keliru menggambarkan putri Disney mengenakan Cheongsam China namun dilabeli sebagai Geisha dari Jepang.

Miniso sendiri berdiri di Guangzhou China  pada 2013 dan sebagian besar produknya diproduksi di China. Perusahaan berulang kali menegaskan bahwa label produknya adalah merek Jepang sebab  salah satu desainer dan pendiri Miniso  Miyake Junya tergabung di dalamnya.

Meski begitu, kinerja yang bagus dari Miniso membayangi bisnis retail di Jepang. Tahun 2016 saja ada 1000 lebih outlet Miniso di China dan hanya ada 4 di Jepang.

Source : bloomberg, JT