Pandemi Corona Bikin Ekonomi Sulit, Hotline Bunuh Diri di Jepang Akui Banyak yang Berkonsultasi

Salah satu dampak dari virus corona terhadap ekonomi cukup besar pengaruhnya. Dengan adanya pandemi seperti sekarang, banyak orang mulai kehilangan pekerjaan dan juga kehilangan penghasilan alhasil kebutuhan mereka dan keluarga tidak tercukupi.

Salah satu hotline layanan konsultasi bunuh diri di Jepang Tokyo Befrienders, sebenarnya telah memotong jam kerja mereka. Mereka mengakui banyak yang telepon masuk untuk menemani bicara pasien sampai-sampai merek sulit memberhentikan obrolan dan juga banyaknya panggilan masuk yang ingin juga berbicara akan masalah mereka.

“ada banyak telepon masuk namun kami tidak bisa menjawab semuanya’ kata salah satu hotline center Machiko Nakayama.

Pakar kesehatan khawatir dampak ekonomi dari pandemi corona saat ini akan mengembalikan Jepang ke 14 tahun lalu ketika tahun 1998 ketika lebih dai 30.000 orang memutuskan untuk bunuh diri karena stress ekonomi.

Padahal data bunuh diri selama beberapa tahun ke belakang Jepang bisa menurunkan angka bunuh diri namun kemungkinan angka bunuh diri bisa saja naik karena adanya krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus seperti sekarang.

Menurut data kepolisian Jepang, keadaan ekonomi adalah faktor terbesar kedua alasan orang-orang di Jepang melakukan bunuh diri.

Situasi ekonomi seperti sekarang diperkirakan akan menurunkan pertumbuhan ekonomi Jepang hingga 22,2% pada kurtal ini dan ini juga sangat berbahaya bagi usaha kecil dan menengah.

Hal ini juga menjadi pemicu agar pemerintah meningkatkan dukungan keuangan kepada masyarakat yang sangat terdampak karena virus ini.

Source : japantoday

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here