Para Ahli Ungkap Upaya Jepang Dalam Meningkatkan Pertahanan dapat Memicu Ketegangan di Negara di Asia

Upaya pemerintah Jepang dalam meningkatkan strategi pertahanan termasuk proposal yang diajukan parlemen beberapa waktu lalu dapat memicu ketegangan negara di Asia menurut para ahli.

Keputusan tersebut bisa menjadi bumerang bagi Jepang sendiri.

Beberapa bulan lalu, partai yang kini tengah berkuasa LDP tengah membuat proposal untuk meningkatkan pertahanan guna mencegah rudal balistik atau pun serangan lain. Menurut parlemen hal ini perlu dipikirkan pemerintah guna mengamankan perlindungan negara.

“Meningkatkan pertahanan diperlukan mengingat baru-baru ini China dan Korea Utara tengah mengekspansi kekuatan militernya. Namun perlu dengan cermat lingkup peningkatan kekuatan milter dalam jangka panjang secara keseluruhan” kata profesor Takeshi Yuzawa dari Universitas Hosei.

Yuzawa mengatakan bahwa pertahanan China difokuskan untuk berlomba degan AS. Yuzawa juga memperingatkan bahwa strategi Jepang dalam meningkatkan pertahanan dapat menyeret Jepang dalam perlombaan pertahanan ini.

Pemerintah Jepang telah membatalkan rencana sistem anti rudal besutan AS Aegis Ashore pada Juni lalu.

Upaya negara China, Rusia dan Korea Utara yang kini sedang mengembangkan senjata yang dapat menembus sistem pertahanan rudal ini dikatakan dapat meluncur lebih cepat dan sulit untuk dideteksi maupun dicegah.

Seorang profesor Chikaki Kawakatsu dari Universitas Waseda mengatakan bahwa jika Jepang ingin meningkatan pertahanan jangan hanya memperkuat rudal saja namun juga kemampuan untuk mendeteksi rudal dari serangan musuh.

Para ahli mengatakan bahwa lebih baik Jepang meningkatkan pertahanan daripada meningkatkan kemampuan menyerang dan perlu adanya kerja sama dengan negara lain seperti Korea Selatan, Australia dan negara lainnya hingga membuat pertahanan yang dominan dari negara di seluruh dunia agar dapat mencegah kembali terjadinya perang dunia.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here