Para E-Sport Membuka Peluang Penyandang Disabilitas untuk Tetap Bisa Berprestasi

Berkembangnya dunia teknologi dan juga game online, membuka banyak peluang baru. E-sport adalah salah satunya. Dengan berkembangnya dunia game menjadikan satu peluang baru bagi atlet game bisa berprestasi baik dalam negeri maupun luar negeri.

Perkembangan E-sport ini juga berdampak bagi orang yang berkekurangan secara fisik disabilitas. Perkembangan dunia E-sport menjadikan satu peluang tersendiri bagi mereka. Kemampuan mereka dalam bermain game bisa dilakukan dengan segala kekurangan fisiknya.

Yuji Yoshinio, salah satu atlet para E-sport asal Jepang telah membuktikan prestasi yang bisa diraih walaupun dengan segala kekurangan dalam dirinya. Ia memuncaki 30 pemain dalam game action di edisi kedua turnamen e-sport “ePara” yang menargetkan para penyandang cacat.

Yuji pria berusia 25 tahun yang menderita sindrom Prun Belly, penyakit ini adalah kelainan di fungsi urinnya dan penyakit ini merupakan salah satu bawaan genetis yang sangat langka d dunia. Ia telah berhasil menjadi pelopor para atlet.

“Aku ingin membangun kesuksesanku  untuk membuka pemahaman bagi orang penyandang cacat agar bisa mencapai kesuksesan dengan keadaan seadanya” kata Yuji.

Selama masih bisa menggerakan kedua tangan, para penyandang disabilitas tetap bisa berprestasi walaupun dengan segala keterbatasan.

Maruyama, seorang peneliti dari  Universitas Showa mengatakan perkembangan e-sport ini akan mempromosikan keterlibatan sosial bagi para disabilitas untuk bisa mengikuti kegiatan bersosial dengan masyarakat luas.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here