Para Pendatang Di Bandara Narita Diperiksa Smartphonenya Untuk Memasang Aplikasi Pelacak Lokasi

@“ü‘ŽÒ‚̃Xƒ}[ƒgƒtƒHƒ“‚Ɉʒuî•ñŠm”FƒAƒvƒŠ‚È‚Ç‚ªƒCƒ“ƒXƒg[ƒ‹‚³‚ê‚Ä‚¢‚é‚©Šm”F‚·‚éŒú˜JÈ‚̈ϑõ‹ÆŽÒi‰Ej‚P‚W“úŒßŒãA¬“c‹ó`

Para pendatang yang tiba di Bandara Narita dari luar negeri sekarang diharuskan untukk memasang aplikasi pelacak lokasi, untuk mengatasi varian virus corona dengan lebih baik.

Semua kedatangan internasional, termasuk warga negara Jepang, diharuskan melakukan karantina sendiri selama 14 hari dan melaporkan keberadaan serta kondisi kesehatan mereka sekali sehari selama waktu tersebut.

Pada hari Selasa (23/03/2021), staf di stasiun karantina bandara mulai meminta semua pendatang untuk menunjukkan smartphone mereka untuk mengonfirmasi apakah mereka sudah memasang aplikasi untuk melaporkan lokasi mereka dan melakukan video call.

Mereka yang datang tanpa smartphone harus menyewa dengan biaya sendiri. Penghitung telah disiapkan untuk prosedur ini.

Seorang wanita berkewarganegaraan Jepang yang tiba dari Kuba mengatakan tidak nyaman untuk memeriksa lokasinya dan melakukan video call. Namun dia mengatakan tindakan itu diperlukan agar semua orang merasa aman.

Sc: NHK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here