Menu

Dark Mode
Kata Jepang yang Dipakai Saat Membayar Non-Tunai Falcom Rilis Trailer Baru Trails in the Sky 2nd Chapter, Siap Meluncur 2026 Pembunuh Shinzo Abe Ajukan Banding atas Vonis Penjara Seumur Hidup 70 Tahun Bareng, Jepang–Nepal Janji Perkuat Persahabatan CAPCOM Buka Voting Kontes Desain Robot Master untuk Mega Man: Dual Override Belanja Wisatawan Asing di Jepang Cetak Rekor ¥9,5 Triliun pada 2025

News

Pembunuh Shinzo Abe Ajukan Banding atas Vonis Penjara Seumur Hidup

badge-check


					Pembunuh Shinzo Abe Ajukan Banding atas Vonis Penjara Seumur Hidup Perbesar

Pria yang menembak mati mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada 2022 akan mengajukan banding atas vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan pengadilan distrik di Jepang bagian barat bulan lalu, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Selasa.

Putusan terhadap Tetsuya Yamagami (45) oleh Pengadilan Distrik Nara pada 21 Januari menolak argumen tim pembela bahwa masa kecil yang tidak menguntungkan akibat kehancuran ekonomi keluarganya memengaruhi keputusannya menyerang Abe saat kampanye di Prefektur Nara.

Yamagami dijadwalkan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Osaka pada Rabu, mengikuti rekomendasi dari tim pengacaranya, kata para sumber.

Menurut pihak pembela, Yamagami didorong oleh keinginan balas dendam terhadap Gereja Unifikasi, setelah ibunya menyumbangkan dana dalam jumlah besar—sekitar 100 juta yen (sekitar Rp6,4 miliar)—yang menyebabkan keluarganya jatuh dalam kehancuran finansial.

Dalam persidangan yang menggunakan sistem juri rakyat, Yamagami mengatakan bahwa ia percaya Abe berada “di pusat keterlibatan politik Gereja Unifikasi” di Jepang.

Tim pembela menuntut hukuman tidak lebih dari 20 tahun penjara, dengan alasan Yamagami adalah “korban penyalahgunaan yang melibatkan agama.” Mereka menilai ia seharusnya diberi kesempatan untuk kembali berkontribusi pada masyarakat dengan belajar dari pengalaman pahitnya.

Namun, pengadilan menyatakan bahwa meskipun masa kecil Yamagami penuh kesulitan, keputusan untuk membunuh dan benar-benar melakukannya merupakan lompatan besar dalam proses pengambilan keputusan, serta menegaskan bahwa Abe tidak bersalah dalam perkara ini.

Pengadilan juga menambahkan bahwa tingkat kekejaman dan risiko tinggi dari menembakkan beberapa peluru di tengah kerumunan besar dengan niat membunuh jauh lebih serius dibandingkan kasus-kasus lain.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

70 Tahun Bareng, Jepang–Nepal Janji Perkuat Persahabatan

4 February 2026 - 16:10 WIB

Belanja Wisatawan Asing di Jepang Cetak Rekor ¥9,5 Triliun pada 2025

4 February 2026 - 15:10 WIB

Kolaborasi Detective Conan dan My Hero Academia Picu Kontroversi di China

4 February 2026 - 13:10 WIB

Salju Ekstrem Tewaskan 30 Orang di Jepang dalam Dua Pekan

4 February 2026 - 11:10 WIB

Pasukan Bela Diri Jepang Turun Bantu Bersihkan Atap Rumah di Aomori

3 February 2026 - 15:10 WIB

Trending on News