Pemerintah Jepang akan Perlonggar Pendatang Asing Dari Seluruh Negara Mulai Oktober, Indonesia Termasuk?

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan untuk memperlonggar akses masuk warga negara asing dari seluruh negara termasuk Indonesia yang memiliki izin tinggal 3 bulan atau lebih mulai 1 Oktober 2020 mendatang.

Rencananya pemerintah akan membatasi pendatang dari luar negeri sebanyak 1000 pendatang perharinya. Para pendatang sebelumnya diharuskan mengikuti beberapa persyaratan yang diberlakukan pemerintah Jepang.

Pemerintah juga mengatakan bahwa kapasitas pengujian untuk menampung para warga asing yang masuk ke Jepang akan ditambah di 3 Bandara utama yakni Narita, Haneda dan Kansai.

Namun jika kondisi tidak memungkinkan, pihak imigrasi Jepang bisa saja menolak memulangkan kembali ke negara asal pendatang tersebut.

Jika telah mendapat perizinan masuk, setiap warga asing yang datang nantinya juga diharuskan untuk mengkarantina mandiri selama 14 hari demi mencegah penularan virus corona.

Pemerintah Jepang akan memperluas cakupan warga asing yang akan masuk ke Jepang dengan mengizinkan pelajar asing, staf medis ataupun atlet.

Namun hal ini masih dipertimbangkan lebih lanjut dan bisa saja diundur jika situasi dan kondisi semakin memburuk.

Sebelumnya pemerintah Jepang telah memblokir pendatang asing 159 negara untuk mencegah penularan virus. Kini pemerintah tengah berupaya untuk membuka secara bertahap demi kembali membangkitkan ekonomi serta aktivitas sosial akibat pandemi corona.

Source : SN24, nikkei

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here