Pemerintah Jepang Keluarkan Aturan Baru Bagi WNI yang Ingin Kembali ke Jepang (Re-entry)! Simak Berikut

​Pemerintah Jepang memberlakukan kebijakan karantina bagi WNI dari Indonesia yang datang kembali (re-entry) ke Jepang, sebagai berikut:

  • Menyerahkan hasil tes PCR negatif sesuai dengan format sertifikat https://www.mofa.go.jp/files/100177970.pdf dan dikeluarkan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Jepang.
  • Menjalani karantina di fasilitas yang ditentukan oleh Pemerintah Jepang:
    • Melakukan tes PCR saat ketibaan di Bandara dan menjalani karantina di akomodasi milik Pemerintah Jepang selama 3 hari.
    • Jika menolak, maka pihak berwenang dapat melakukan penahanan sesuai Peraturan Karantina Jepang.
    • Pada hari ketiga berada dalam akomodasi karantina akan dilakukan tes PCR. Jika hasil tes negatif, maka diijinkan keluar akomodasi pemerintah.
    • Setelah itu, menjalani sisa hari karantina berada di rumah masing-masing/akomodasi mandiri sampai hari ke-14 sejak ketibaan di Jepang.
  • Menyerahkan Pernyataan Tertulis (Written Pledge):
    • Kesediaan tetap berada di rumah selama 14 hari setelah tiba di Jepang, tidak akan menggunakan transportasi public (termasuk pesawat domestik), melaporkan kondisi kesehatan secara berkala melalui email, melaporkan lokasi melalui aplikasi monitoring;
    • Jika melanggar komitmen tersebut, maka Pemerintah dapat mengumumkan identitas (termasuk asal negara bagi residen asing) serta informasi terkait lainnya guna penanganan penyebaran COVID-19.
    • Jika yang melakukan pelanggaran adalah orang asing, maka Pemerintah Jepang dapat mencabut status residen dan mendeportasi sesuai Immigration Control and Refugee Recognition Act.

Seluruh WNI juga dapat mencermati informasi lebih lanjut tentang kebijakan ini melalui:

https://www.id.emb-japan.go.jp/info20_36.html

https://www.id.emb-japan.go.jp/itprtop_id/index.html

https://www.mofa.go.jp/ca/fna/page25e_000334.html

https://www.mhlw.go.jp/stf/seisakunitsuite/bunya/0000164708_00079.html

https://www.mhlw.go.jp/stf/covid-19/bordercontrol.html