Pemerintah Jepang Perpanjang Masa Keadaan Darurat Hingga 31 Mei 2020


PM Jepang Shinzo Abe resmi memperpanjang masa “keadaan darurat” di negaranya hingga tanggal 31 Mei 2020. ⁣

Semula keadaan darurat ini dijadwalkan akan berakhir pada 6 Mei namun karena masih adanya langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk menekan angka penyebaran virus, pemerintah memperpanjang hingga akhir bulan ini. ⁣

PM Abe juga mengatakan bahwa keadaan darurat ini tidak bisa berlangsung lama karena akan menimbulkan dampak yang buruk bagi sosial dan dampak ekonomi. ⁣

Untuk itu pemerintah mengharapkan agar masyarakat mengikuti anjuran pemerintah agar pandemi ini cepat selesai. ⁣

Hingga saat ini kementrian kesehatan Jepang mengkonfirmasi ada sekitar 16.000 kasus corona dengan angka kematian korban sebanyak 560 kasus. ⁣

Walaupun saat ini lonjakan korban pasien corona kian menurun dari puncaknya yang pernah mencapai 700 pasien kini kenaikan pasien baru corona bisa mencapai 200 pasien. Namun kata PM Abe harus tetap turun hingga 100 pasien. ⁣

Keadaan darurat di Jepang ini bukan berarti lockdown. Langkah yang dilakukan pemerintah ini adalah pembatasan social dan mengurangi aktivitas masyarakat untuk menekan penyebaran virus.⁣

Perusahaan-perusahaan juga dihimbau untuk memberlakukan bekerja di rumah serta keadaan darurat ini, pemerintah dapat mengambil kebijakan sewaktu-waktu untuk menekan penyebaran virus. ⁣

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here