Pemerintah Jepang Umumkan Proses Vaksinasi Lansia akan Dimulai 12 April

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa proses vaksinasi para lansia akan dimulai pada 12 April mendatang secara bertahap.

Saat ini, proses vaksinasi di Jepang sedang berjalan di para tenaga medis yang akan kembali berjuang di garis depan.

Lebih lambat dari perkiraan, Taro Kono salah satu Menteri yang juga bertanggung jawab dalam penanggulangan virus corona sebelumnya mengatakan bahwa lansia dengan usia diatas 65 tahun sebanyak 36 juta jiwa akan mulai divaksin pada 1 April.

Lansia akan menjadi salah satu prioritas mendatang vaksin karena dinilai lebih rentan terpapar virus corona.

Pengiriman vaksin gelombang ke 3 Pfizer dan BioNtech telah disetujui dan diharapkan dapat tiba di Jepang pada 1 Maret mendatang. Kabarnya, pengiriman vaksin gelombang ketiga ini akan membawa sebanyak lebih dari 526.000 dosis.

Pemerintah Jepang juga harus menyusun ulang jadwal vaksinasi akibat adanya kekurangan pasokan jarum suntik yang sesuai dengan vaksin Pfizer dan juga kontrol pengiriman dari Uni Eropa serta pendundaan produksi vaksin Pfizer di Belgia.

Jepang sendiri telah memesan sebanyak lebih dari 144 juta dosis vaksin dari 3 besutan farmasi dunia yakni Pfizer, Moderna Inc dan Astra Zeneca yang dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan populasi di negeri Sakura tersebut.

Sejak tanggal 15 lalu, gelombang pertama vaksinasi yang dimulai dengan memberikan vaksin kepada lebih dari 40.000 tenaga medis sambil memantau efek sampingnya.

Hingga hari Rabu (24/2/21) terhitung sebanyak lebih dari 18.000 vaksin telah diberikan ke tenaga medis di Jepang.

Source : mainichi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here