Pemerintah Tokyo ingin Adanya Pengujian Test Virus Corona pada Pekerja Malam

Pemerintah metropolitan Tokyo Yuriko Koike mengatakan pada hari Minggu (7/6/2020) bahwa pemerintah meminta adanya pengujian virus corona khusus untuk pekerja malam.

Langkah ini adalah langkah baru pemerintah dalam mengurangi peyebaran virus terutama di kehidupan malam di Tokyo yang meliputi Kabukicho, Shinjuku dan lain sebagainya.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada orang yang tertular virus ataupun menularkan virus terutama di tempat hiburan malam.  

Sejak pelonggaran pembatasan sosial di seluruh prefektur karena status darurat yang sudah di cabut, ekonomi perlahan mulai bangkit. Namun sayangnya ada kasus baru virus corona yang melonjak di atas 30 kasus dibandingkan sebelumnya dan dikonfirmasi bahwa pasien baru tertular akibat dari tempat hiburan malam.

Walaupun kasus baru meningkat setelah dicabutnya status darurat, keadaan corona masih bisa dibawah kendali apalagi pada hari Minggu (8/6/2020) dikonfirmasi tidak ada kematian yang disebabkan oleh virus corona dan ini adalah pertama kalinya sejak 6 Maret lalu.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan pada hari Minggu (7/6/2020) ada 14 kasus baru dan 6 diantaranya tertular di tempat hiburan malam.

Pemerintah ingin menyusun pedoman kehidupan sosial yang baru dan lebih aman bagi kesehatan ditengah penyebaran virus ini.

Pemerintah Tokyo kini tengah merencanakan 3 langkah untuk meringankan pembatasan sosial akibat virus ini dengan dibukanya tempat wisata Museum, fasilitas olahraga dan juga sekolah.

Bar dan karaoke dicanangkan akan dibuka dalam tahap akhir karena tempat ini perlu adanya kajian terkait pasien baru belakangan ini banyak yang terinfeksi dari tempat hiburan.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here