Pengadilan Korea Selatan Setujui Penyitaan Aset Perusahaan Jepang Mitsubishi Industri

Sebuah tim penggungat bersama dengan pengacara dari Korea Selatan telah berhasil memenangkan gugatan atas ganti rugi kepada perusahaan Jepang Mitsubishi Heavy Industries Ltd akibat kerja paksa di masa perang dulu.

Putusan pengadilan tersebut dikeluarkan pada Rabu (18/8/21) menyetujui penyitaan dan pengumpulan pembayaran untuk perusahaan Jepang tersebut sehingga penggugat berhak mendapat kompensasi.

Pengadilan distrik Suwon Korea Selatan mengeluarkan putusan pengadilan dan menyetujui atas langkah hukum sebesar 850 Juta Won atau sekitar Rp 9 Milyar yang menjadi hutang bagi perusahaan Korsel LS MTron  Ltd kepada Mitsubishi Heavy Industries, perusahaan yang mengabaikan dan menentang putusan Mahkamah Agung Korsel pada November 2018.

Tim pengacara terkait telah mengamankan penyitaan atas beberapa hak paten yang dimiliki oleh perusahaan Jepang Mitsubishi tersebut dan meminta pengadilan pada Juli 2019 lalu untuk menjual aset untuk diberikan kepada penggugat namun tidak ada perintah likuidasi dari pengadilan.

Jika perintah tersebut dikeluarkan oleh pengadilan pun, Mitsubishi berhak untuk meminta penundaan yang akan memakan waktu lama.

Putusan terkait permintaan ganti rugi juga dilayangkan kepada perushaaan Jepang Nippon Steel pada Oktober 2018 yang membuat hubungan kedua negara tersebut kembali memanas.

Pada Kamis (19/8/21) kemarin, juru bicara pemerintah Jepang tetap menegaskan bahwa sikap Jepang akan tetap sama bahwa masalah kompensasi tenaga kerja dengan Korea Selatan di masa perang telah selesai lewat perjanjian semenanjung Korea tahun 1965.

Namun, menurut staf kepresidenan Korea Selatan mengatakan bahwa pemerintah Korsel akan mendengar berbagai pendapat dan berbagai bidang demi menemukan titik terang dengan Jepang dan sambil mempertimbangkan hak para korban.

Menurut perusahaan Korea Selatan LS Mtron mengatakan bahwa hutang 850 juta won tersebut bukan kepada Mitsubishi melainkan grup perusahaan sehingga perlu dikonfirmasi terkait penyitaan benar-benar dapat dieksekusi.

Source : KN