Inilah Daftar 5 Peringkat Universitas Terbaik di Jepang yang Harus Kamu Ketahui!

Mengenai info Rangking universitas kali ini mimin sudah merangkum dari webometrics, data ini mimin ambil pada tanggal 3 September 2020

Tentunya Webometrics tidak asal dalam menentukan rankingnya. Ada 4 kriteria dalam menyusun rankingnya yaitu: Presence, Visibility, Transparency, dan Excellence. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di situs nya Webometrics.

Ranking Universitas di Jepang/Dunia
1/65. University of Tokyo

Universitas Tokyo mempunyai lima kampus di Hongo, Komaba, Kashiwa, Shirokane dan Nakano dan 10 fakultas dengan total sekitar 28.000 mahasiswa, 2.100 di antaranya pelajar asing (jumlah yang besar untuk ukuran Jepang). Meski hampir segala jenis bidang akademis diajarkan di sini, ia paling terkenal akan fakultas hukum dan sastranya. Universitas Tokyo telah menghasilkan banyak politikus Jepang hebat meski kekuatan universitas ini sedang menurun.
Rival-rival Universitas Tokyo adalah Universitas Kyoto sebagai universitas negeri, dan Universitas Waseda dan Universitas Keio dan Universitas Meiji sebagai universitas swasta. Dalam bidang sains, Universitas Kyoto telah menghasilkan lebih banyak ilmuwan yang hebat dan peraih Hadiah Nobel.
Universitas Tokyo didirikan oleh pemerintah Era Meiji pada 1877 dengan menggunakan namanya seperti sekarang setelah penggabungan perguruan-perguruan tinggi negeri dalam bidang kedokteran dan pembelajaran Barat. Ia kemudian dinamakan ulang menjadi Universitas Kekaisaran (帝國大學 Teikoku Daigaku) pada 1886 dan kemudian “Universitas Kekaisaran Tokyo” (東京帝國大學 Tōkyō Teikoku Daigaku) pada 1887, ketika sistem universitas kekaisaran diciptakan. Pada 1947, setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, ia kembali bernama Universitas Tokyo.

2/97. Kyoto University

Kyoto University (京都大学 Kyōto Daigaku) adalah universitas negeri di Kyoto, Jepang. Universitas ini didirikan pada tahun 1897 sebagai Universitas Imperial Kyoto, dan merupakan universitas negeri tertua nomor dua di Jepang. Universitas Kyoto memiliki 10 fakultas, 17 sekolah pascasarjana, 13 institut riset, serta 29 pusat riset dan pendidikan.
Ciri khas universitas ini adalah tradisi akademik yang menghargai semangat kebebasan dan kemerdekaan akademik. Penelitian dilakukan berdasarkan minat dan tujuan masing-masing individu. Sebagai universitas berorientasi penelitian, Universitas Kyoto hingga kini telah menghasilkan 5 penerima Penghargaan Nobel dalam bidang fisika teori, kimia, dan biologi molekuler.
Kampus utama adalah Kampus Yoshida yang berada di pusat kota Kyoto. Dua kampus lainnya adalah Kampus Uji dan Kampus Katsura. Kampus Uji merupakan pusat riset energi dan ilmu alam, terletak di Uji, Prefektur Kyoto. Kampus Katsura adalah kampus baru yang dibuka Oktober 2003, letaknya 7 km dari kampus utama.

3/200. Osaka University

Universitas Osaka (大阪 大学, Ōsaka daigaku) ​​(juga disebut Universitas Osaka), atau Handai (阪 大, Handai), adalah universitas riset publik yang berlokasi di Prefektur Osaka, Jepang. Itu adalah salah satu Universitas Kekaisaran di Jepang, salah satu Universitas Nasional yang Ditunjuk dan dipilih sebagai universitas Tipe Teratas dari Proyek Universitas Global Teratas oleh pemerintah Jepang. Biasanya universitas ini berada di antara tiga universitas negeri teratas di Jepang, bersama dengan Universitas Tokyo dan Universitas Kyoto. Itu peringkat ketiga secara keseluruhan di antara universitas Jepang dan 71st di seluruh dunia dalam Peringkat Universitas Dunia QS 2020. Thomson Reuters, dalam peringkat ‘Universitas Paling Inovatif di Dunia’ menempatkan Universitas Osaka sebagai yang ke-18 di dunia dan ke-1 di Jepang.

Universitas Osaka adalah universitas modern keenam di Jepang pada pendiriannya pada tahun 1931. Namun, sejarah lembaga ini mencakup pendahulu yang jauh lebih tua di Osaka seperti Kaitokudo yang didirikan pada 1724 dan Tekijuku yang didirikan pada 1838. Banyak sarjana dan ilmuwan terkemuka telah menghadiri atau bekerja di Universitas Osaka, seperti Peraih Nobel dalam Fisika Hideki Yukawa, seniman manga Osamu Tezuka, pemenang Lasker Award Hidesaburō Hanafusa, penulis Ryōtarō Shiba, dan penemu sel T regulasi Shimon Sakaguchi.

4/235. Tohoku University

Universitas Tohoku berawal dari sekolah milik Domain Sendai bernama Meirin Yōkendō (明倫養賢堂) yang didirikan pada 1 November 1736. Sekolah ini mulai mengajarkan kedokteran pada tahun 1760, dan tahun berikutnya mulai membuka pendidikan untuk para dokter. Sejak 1772, sekolah ini hanya disebut sebagai Yōkendō. Sekolah Kedokteran Domain Sendai (Sendai-han Igakkō) memisahkan diri dari Yōkendō pada tahun 1817. Sekolah ini adalah sekolah kedokteran pertama di Jepang yang mengajarkan ilmu kedokteran Barat di Jepang pada 1822.
Setelah penghapusan sistem domain, Sekolah Kedokteran Domain Sendai ditutup pada tahun 1871. Sekolah Kedokteran Prefektur Miyagi didirikan sebagai pengganti, namun hanya bertahan dari bulan Mei hingga Agustus 1872. Sementara itu pada tahun 1872, alumni Sekolah Kedokteran Domain Sendai membuka rumah sakit swasta Sendai Kyōdōsha di kota Sendai, berikut sekolah dokter di dalam kompleks rumah sakit Sendai Kyōdōsha.Setelah mengalami beberapa kali pergantian nama, sekolah ini akhirnya bernama Sekolah Tinggi Kedokteran Sendai (Sendai Igaku Senmon Gakkō), sebelum diserap sebagai Fakultas Kedokteran Universitas Imperial Tohoku sejak 1 April 1912.

5/267. Nagoya University

Nagoya University (名古屋大学 Nagoya daigaku), disingkat Meidai (名大 Mēdai), adalah universitas negeri yang berpusat di Chikusa-ku, Nagoya, dan menjadi salah satu universitas terbaik di Jepang.
Pada 2014, universitas telah menghasilkan enam pemenang Hadiah Nobel dalam ilmu, itu adalah yang ketiga paling di Jepang. Saat didirikan pada tahun 1871, Universitas Nagoya adalah sebuah sekolah medis. Tahun 1939 berubah menjadi Nagoya Imperial University. Tahun 1947 berubah nama menjadi Nagoya University. Dan kemudian pada tahun 2004 berubah menjadi National University Corporation.
Universitas ini banyak menerima mahasiswa asing, teruutama dari Amerika Serikat, Cina, Korea, dan Indonesia. Saat ini terdapat lebih dari seribu mahasiswa asing yang belajar diberbagai fakultas di universitas ini. Universitas Nagoya menjadi universitas ketiga tertinggi yang memiliki mahasiswa asing di antara semua universitas lain di Jepang.
Dr. Ryoji Noyori, salah satu penerima Nobel pada tahun 2001 adalah peneliti dan pengajar di universitas ini. Reiji Okazaki (岡崎令治), penemu fragmen Okazaki, adalah lulusan dan profesor universitas ini. Yoshinori Okazaki, penemu obat kanker, oxaliplatin.

Source: webometrics wikipedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here