PM Fumio Kishida Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Kebijakan Terbaik Demi Memulihkan Kembali Nilai Tukar Yen

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa pemerintah akan bertindak cepat dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi demi mendukung nilai tukar yen yang amat parah dalam beberapa waktu terakhir.

“Jika ada volatillitas yang berlebihan, kami akan mengambil tindakan” ucap PM Kishida di Bursa Efek New York beberapa jam setelah Jepang membeli yen untuk menopang nilai tukar mata uang.

Pernyataan Perdana Menteri tersebut juga menandakan bahwa pemerintah siap mengambil bagian untuk membantu bank sentral Jepang dalam permasalahan pelemahan nilai mata uang dimana saat ini menjadikan pukulan bagi kebutuhan rumah tangga dan bahan-bahan kebutuhan yang diimpor dari luar negeri menjadi sangat mahal.

Pada 1998, pemerintah Jepang juga pernah mengintervensi pasar valuta asing dalam upaya untuk menopang nilai tukar yang terpukul setelah Bank Sentral Jepang atau BOJ terjebak dengan kebijakan suku bunga.

Melemahnya nilai mata uang yen sangat berdampak bagi bahan dasar yang harus diimpor dari luar negeri. Otomatis dengan nilai mata uang yang turun menjadikan harga jual eceran harus dinaikan agar pedagang tidak rugi.

Imbasnya dalah pukulan bagi konsumen akhir yang harus menanggung kenaikan harga yang disebabkan oleh menurunnya mata uang tersebut.

Source : asahi