PM Jepang Yoshihide Suga Putuskan Status Darurat Corona Tak Akan Diperpanjang

Perdana Menteri Yoshihide Suga telah resmi mengumumkan pada Selasa 28/9/21 kemarin bahwa pemerintah akan mencabut status darurat corona pada minggu ini yang mencakup Tokyo dan 18 Prefektur lain sebagai tanggapan karena kasus infeksi yang menurun.

Pemerintah juga akan melonggarkan pembatasan secara bertahap mulai dari jam operasional tempat makan, acara publik dan lainnya diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah.

Menurut PM Suga kemajuan pesat dalam pemberian vaksinasi pada masyarakat telah membantu mendorong perlawanan terhadap penyebaran virus corona sehingga  kegiatan sosial dan ekonomi dapat dilonggarkan secara bertahap.

Selama kurang lebih 1 bulan setelah status darurat dicabut, beberapa tempat restoran dan acara publik tetap diberikan pembatasan demi mencegah gelombang baru penyebaran virus. Pelonggaran pembatasan akan dilakukan bertahap sesuai dengan kondisi yang ada.

“Ke depan, penting untuk kita menyeimbangkan penanggulangan covid dengan kehidupan normal sambil mempersiapkan bilamana terjadi gelombang infeksi di masa depan” ucap PM Suga dalam konferensi pers.

Selain itu, PM Suga juga mengatakan kini tengah mempertimbangakn untuk pelonggaran masuknya orang asing yang ingin belajar di Jepang meskipun tidak memberikan rincian jelas terkait pembatasan masuk tersebut

Dalam beberapa waktu terakhir, Jepang memang terus mencatatkan penurunan angka penyebaran virus corona dimana pada Agustus lalu rata-rata perhari mencapai di atas 20.000 kasus kini tak lebih dari 5000 kasus perhari.

Source : mainichi, KN