PM Vietnam dan PM Jepang Menegaskan Penentangan Mereka Terhadap Meningkatnya Ketegasan Maritim China

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh menegaskan penentangan mereka terhadap meningkatnya ketegasan maritim China selama pembicaraan di telepon pada Senin (17/05/2021).

Dalam panggilan telepon sekitar 30 menit, keduanya juga menyuarakan keprihatinan besar tentang penerapan undang-undang baru China pada bulan Februari yang memungkinkan coast guardnya menggunakan senjata terhadap kapal yang dianggap mengganggu wilayahnya.

“Kami ingin memperkuat hubungan (antara Jepang dan Vietnam) untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Suga, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang. Kedua negara akan menandai peringatan 50 tahun pada 2023 pembentukan hubungan diplomatik mereka.

Pembicaraan telepon dilakukan ketika China meningkatkan klaimnya atas Kepulauan Senkaku, kumpulan pulau kecil di Laut China Timur yang dimiliki oleh Jepang. Beijing juga telah memiliterisasi pos-pos terdepan di Laut Cina Selatan yang disengketakan oleh Vietnam dan tetangga lainnya.

Dalam pembicaraan tersebut mereka juga mengungkapkan kemungkinan kerjasama di sektor-sektor seperti infrastruktur dan energi, serta di bidang lingkungan dan digital.

Sc: Japan Today