Seorang pria ditangkap pada 21 Januari karena diduga membunuh mantan pacarnya yang sedang hamil di Mito, Prefektur Ibaraki, pada Desember 2025 setelah diduga melakukan stalking.
Takumi Ouchi, 28, dari kota Shirosato, Ibaraki, ditahan oleh Polisi Prefektur Ibaraki atas dugaan membunuh Haruka Komatsumoto, seorang nail stylist berusia 31 tahun. Ouchi, yang pernah menjalin hubungan dengan Komatsumoto, dilaporkan terus mengikuti korban meski hubungan mereka berakhir pada 2024. Ia membantah tuduhan, mengatakan, “Mereka sama sekali tidak berdasar, saya tidak tahu apa-apa tentang masalah ini.”
Polisi menduga Ouchi menyerang Komatsumoto dengan benda tumpul di kepala dan menusuk lehernya dengan benda tajam, kemungkinan pisau, antara pukul 17:20 dan 19:15 pada 31 Desember 2025, di apartemennya di Mito. Suaminya menemukan korban tergeletak dan berdarah di dekat pintu masuk ketika pulang. Korban saat itu sedang hamil.
Meskipun Komatsumoto memblokir panggilan Ouchi, ia terus mencoba menghubungi korban melalui teman-temannya. Beberapa hari sebelum kejadian, 4 Desember, Komatsumoto sempat menelepon polisi secara anonim untuk konsultasi mengenai stalking, tetapi tidak datang ke kantor sebagaimana diinformasikan pihak kepolisian.
Polisi menyatakan, “Kami tidak melihat adanya urgensi dan percaya korban akan mengunjungi kantor pada hari itu. Kami tidak menilai keputusan kami saat itu tidak wajar.“
Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah







