Proyeksi Inflasi Naik 2%, Jepang Bersihkukuh Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan, Akankah Pelemahan Yen Berlangsung Lama?

Bank Sentral Jepang BOJ tetap bersihkukuh akan mempertahankan suku bunga acuan mereka meskipun proyeksi kenaikan inflasi Jepang untuk tahun 2022 telah naik menjadi 2%.

“Kami tak berniat sama sekali menaikan suku bunga  sementara ekonomi Jepang masih membutuhkan bantuan dan kenaikan harga tidak didukung dengan upah yang kuat. BOJ tak menargetkan tingkat valuta asing karena kebijakan marjinal gagal menghentikan pelemahan yen” ucap Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda.

Saat ini, tercatat Jepang mengalami imbas dari kenaikan harga bahan bakar mencapai 16,5% dalam beberapa bulan terakhir. Dampak ini juga mempengaruhi distribusi hingga membuat melonjaknya harga bahan pokok retail rumah tangga hingga memicu kenaikan inflasi hingga 2%.

Terlebih saat ini saja jutaan warga di Jepang tengah mengalami lonjakan kenaikan harga listrik dan pangan.

Keputusan ini diambil BOJ agar mengurangi pembengkakan neraca besar yang dapat menyebabkan ketegangan di pasar berjangka.

Langkah ini juga akan mendukung pemerintah pusat yang tengah berupaya membatasi kenaikan harga dengan memberikan subsidi bensin untuk membantu konsumen dan pelaku usaha.

BOJ yakin bahwa mempertahankan suku bunga acuan saat ini tetap dapat menstabilkan harga pasar di Jepang hingga angka inflasi bisa turun ke zona yang lebih baik.

Source : reuters