Sebanyak 395 Dokter Siap Menjadi Relawan di Tokyo Olimpiade

Sebanyak 395 dokter telah mengajukan siap menjadi relawan tenaga medis selama Tokyo Olimpiade dan Paralimpiade digelar mulai musim panas mendatang.

Sebenarnya, pemerintah dan panitia Tokyo Olimpiade hanya membuka slot sebanyak 200 relawan saja.  Namun, relawan yang mendaftar hampir mencapai 2x lipat dari target awal.

Rencananya, panitia akan menggunakan tenaga relawan medis untuk memberikan pelayanan medis di spot yang telah ditentukan. Nantinya, para relawan dokter ini pun akan memberikan pelayanan medis bagi staf mau pun atlet yang membutuhkan pertolongan medis.

Bukan sembarangan, dokter yang mendaftar menjadi relawan juga diharuskan memiliki sertifikat kurang lebih 4 tahun menjalani kursus dengan Asosiasi Olahraga Jepang.

Saat ini sendiri, pemerintah Jepang dan panitia Tokyo Olimpiade terus mendapat kritikan tajam terhadap keputusan mereka yang akan tetap menggelar Olimpiade di tengah pandemi.

Melonjaknya angka penyebaran virus di Jepang juga membuat kritikan tajam dari para warganet terkait kurangnya tenaga medis untuk merawat pasien baru yang seharusnya tidak digunakan untuk olimpiade.

Source : KN