Sekelompok Persatuan Jurnalis Jepang Minta Agar Militer Myanmar Bebaskan Jurnalis WN Jepang yang Ditahan

Pict by : Asahi

Serikat persatuan jurnalis di Jepang menyerukan kepada pihak militer Mynamar yang telah menahan seorang jurnalis Jepang yang telah meliput kerusuhan kudeta di negara tersebut.

“Kami ingin Junta militer Mynamar untuk segera menghentikan aksi kekerasan kepada warga dan kami sangat mengupayakan agar pembebasan secepatnya dari banyak jurnalis termasuk rekan kami yang ditahan.” ucap Isoko Mochizuki seorang rekanan jurnalis Jepang.

Serikat jurnalis tersebut membuat sebuah petisi yang diisi oleh 2000 orang secara online untuk ditujukan kepada Junta Militer Myanmar dan Pemerintah Jepang.

Para Jurnalis tersebut juga mendesak pemerintah Jepang agar turut andil agar mendesak otoritas Myanmar untuk membebaskan jurnalis WN Jepang tersebut.

“Saya berharap titik ini bisa menjadi titik kritis bagi pemerintah Jepang untuk berbuat lebih” ucap Kanae Doi kepala Human Rights Watch Japan.

Menurutnya, Pemerintah Jepang kini sangat hati-hati terkait dengan masalah yang terjadi di Myanmar.

Hingga kini, menurut sekelompok aktiviis Asosiasi Bantuan Tahanan Politik, sudah 737 masyarakat telah dibunuh oleh pasukan keamanan Myanmar dan sebanyak 3229 orang ditahan.

Source : JT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here