Selamat Tinggal Mobil Bensin! Jepang Bertekad Menghapus Produksi Mobil Bensin dalam 15 Tahun Kedepan

Toyota Motor Corp. Rush vehicles bound for shipment sit at the Nagoya Port in Tokai, Aichi Prefecture, Japan, on Wednesday, June 12, 2019. Toyota brought forward an electrified-vehicle sales target by five years as demand picks up. The company expects to have annual sales of 5.5 million of such vehicles globally in 2025, compared with a previous target of 2030. Photographer: Akio Kon/Bloomberg

Pemerintah Jepang telah bertekad untuk menghapus produksi mobil berbahan bakar bensin dalam 15 tahun kedepan demi mewujudkan ambisi pemerintah yang ingin bebas polusi karbon pada tahun 2050 mendatang.

Pemerintah mengatakan bahwa saat ini akan lebih berinvestasi pada sumber tenaga baterai atau hidogen dan semacamnya yang dinilai lebih ramah terhadap lingkungan.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga telah berkomitmen untuk bisa menghapus emisi penyebab polusi dalam kurun waktu 30 tahun.

Pemerintah akah terus berkoordinasi dengan perusahaan produsen mobil dan berbagai sektor industri agar mulai memakai sumber energi yang lebih ramah lingkungan seperti baterai dan hidrogen juga akan memaksimalkan sumber energi tenaga nuklir yang lebih stabil dan bersih.

Jepang juga telah bertekad untuk membangun tenaga angin di lepas pantai yang dapat menghasilkan energi listrik hingga 45 gigawatt pada tahun 2040.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan keringanan pajak serta dukungan dana bagi para pelaku sektor industri yang menggunakan sumber energi ramah lingkungan demi mendorong agar berpindah ke sumber energi yang tidak berpotensi merusak alam.

Source : asahi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here