Sepele tapi Penting! Jangan Lupa Bawa Converter Ketika ke Jepang! Bentuk Colokan dan Voltase di Jepang Berbeda

Terkadang colokan menjadi salah satu kebutuhan penting di masa sekarang dimana gadget sudah menjadi kebutuhan pokok aktivitas manusia. Ketika baterai HP habis, kita akan segera mencari colokan terdekat agar bisa mengisi kembali daya baterai kita.

Lalu bagaimana jika sedang di luar negeri? Ini terkadang hal sepele yang sering dilupakan banyak orang. Bagi kamu yang akan pergi ke Jepang, usahakan siapkan converter colokan karena tipe soket listrik dan voltase di Jepang berbeda dengan di Indonesia.

Di Indonesia, kebanyakan soket listrik memakai tipe E dan F dimana ada ujungnya terdiri dari 2 batang berbentuk bulat panjang. Sementara ini tidak bisa dipakai di soket listrik Jepang karena disana memakai tipe A dan B.

Bentuk soket listrik di Jepang mirip seperti di  indonesia dimana terdiri dari 2 batang hanya saja bentuknya lebih pipih dan terdapat 2 lobang di ujungnya. Tentu jika kita charger handphone atau barang elektronik dari Indonesia tidak akan masuk di soket listrik Jepang.

Selain itu, voltase listrik di Indonesia dan di Jepang juga berbeda. Di Indonesia. listrik rumahan biasanya dialiri listrik 220v-240v sedangkan di Jepang hanya 100v-120v saja,

Untuk itu, sebaiknya jika kamu pergi ke Jepang jangan hanya membawa converter soket listrik saja karena tidak akan merubah tegangan, tetapi lebih baik membawa voltage converter.

Alat tersebut banyak dijual di berbagai toko online di Indonesia.

Salah satu lagi yang terpenting adalah jangan memaksakan jika kamu sedang terdesak di Jepang dan membutuhkan colokan listrik karena bisa membahayakan peralatan elektronikmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here