Sering Menampilkan Scene Shizuka sedang Mandi, Petisi Kecam Produser Doraemon untuk Hentikan Adegan yang Mengandung Pornografi

Bagi kita yang sering menonton anime Doraemon ataupun membaca manga Doraemon mungkin kita sering melihat ada beberapa adegan yang menampilkan salah satu karakter di anime tersebut yakni Shizuka yang sedang bersantai di bak mandi yang terkadang diganggu oleh kenakalan Nobita dan menjadi plot lelucon.

Meski Doraemon adalah salah satu waralaba yang telah cukup lama mengudara, peminat manga dan anime Doraemon sendiri masih diminati oleh banyak anak-anak di Jepang.

Adegan yang menampilkan karakter Shizuka sedang mandi diikuti dengan Nobita yang ingin mengintip tersebut serta menjadikannya sebagai lelucon mendapat kecaman dari para orang tua yang membuat petisi yang mendapat tanda tangan hingga 2000 orang untuk meminta produser Doraemon menghentikan adegan tersebut.

Petisi yang diunggah secara online dari Midorino Mushima dan para perwakilan orang tua lainnya meminta agar adegan mengandung pornografi tersebut dikurangi atau bahkan ditiadakan demi tidak mengundang kekhawatiran pada anak perempuan karena adegan tersebut termasuk pelanggaran seksual.

Petisi tersebut menjelaskan bahwa adegan semacam itu bisa mendapat pengaruh sosial yang membuat anak perempuan menjadi trauma dan kekhawatiran karena mengarah pada pengabaian bahayanya pelecehan seksual.

Meski begitu, dalam petisi tersebut tidak bermaksud untuk mengubah karya Doraemon itu sendiri namun meminta agar beberapa adegan Doraemon di dalamnya yang mengandung pornografi dan dapat memicu trauma pada anak perempuan dikurangi atau bahkan dihapuskan.

Dalam petisi tersebut terdapat 5 poin permintaan kepada produser doraemon yang mencakup tidak memasukan adegan mengintip mandi, adegan telanjang Shizuka, adegan membalikan rok dan semacamnya yang memperlihatkan pelecehan seksual.

Petisi ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk produser Doraemon untuk tidak lagi menayangkan adegan pelecehan seksual yang dapat menimbulkan trauma dan kekhawatiran bagi anak perempuan.

Source : SN24, change

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here