Menu

Dark Mode
Game Baru Sword Art Online: Echoes of Aincrad Umumkan Jadwal Rilis dan Detail Edisi Manga Kemono Jihen Akan Diadaptasi Jadi Pertunjukan Teater, Angkat Arc Tokyo Kasus Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi 2025, Mayoritas Pelaku Anak Muda Ekspansi Bandara Narita Terancam Molor, Pemerintah Pertimbangkan Pengadaan Lahan Secara Paksa Harga Tiket Pesawat ANA, JAL Rute Internasional dari Jepang Diperkirakan Naik hingga 100% Akibat Lonjakan Harga BBM Jepang Uji Daur Ulang Popok Bekas Jadi Produk Baru, Solusi untuk Limbah dan Populasi Menua

News

Tokaido Shinkansen Hadirkan Kembali Private Room Mulai Oktober, Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun

badge-check


					Tokaido Shinkansen Hadirkan Kembali Private Room Mulai Oktober, Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun Perbesar

Ruang pribadi akan kembali ditawarkan di kereta peluru yang menghubungkan Tokyo, Osaka, dan Fukuoka mulai 1 Oktober, menandai kembalinya layanan tersebut di Jalur Shinkansen Tokaido untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade, ujar presiden operator kereta tersebut.

Ruang khusus ini memungkinkan penumpang untuk “menjaga privasi dan bepergian dalam suasana yang lebih berkelas,” kata Presiden Central Japan Railway Co. (JR Central) Shunsuke Niwa dalam wawancara kelompok yang juga dihadiri Kyodo News bulan lalu. Layanan ini diperkirakan diminati oleh kalangan eksekutif bisnis dan penumpang tertentu lainnya.

Niwa (60) mengatakan harga tiket akan lebih mahal dibandingkan kursi premium Green Car yang ada saat ini, namun ia tidak merinci tarifnya.

Mulai 1 Oktober, sebagian kereta tipe N700S akan dilengkapi dua ruang pribadi, masing-masing dapat menampung satu hingga dua penumpang, dan akan beroperasi pada rute Tokyo–Hakata di Fukuoka.

JR Central juga berencana menambahkan ruang semi-pribadi pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2028.

Kereta Shinkansen Tokaido sebelumnya pernah menyediakan ruang pribadi, namun layanan tersebut dihentikan pada 2003 seiring dipensiunkannya rangkaian kereta seri 100.

Terkait proyek kereta maglev berkecepatan tinggi antara Tokyo dan Nagoya, Niwa mengatakan perusahaan berupaya “membuat kemajuan yang mantap, dengan fokus utama pada keselamatan pekerjaan konstruksi.”

Ia kembali menegaskan bahwa jadwal dimulainya operasional proyek Linear Chuo Shinkansen masih belum jelas, karena waktu dimulainya konstruksi di Prefektur Shizuoka—wilayah yang akan dilalui jalur tersebut—masih belum ditentukan.

JR Central sebelumnya menyatakan telah meninggalkan target pembukaan tahap pertama jalur tersebut, dari Shinagawa di Tokyo ke Nagoya, pada 2027, karena pembicaraan dengan pemerintah Prefektur Shizuoka mengenai dampak lingkungan proyek masih berlangsung.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi 2025, Mayoritas Pelaku Anak Muda

3 April 2026 - 12:10 WIB

Ekspansi Bandara Narita Terancam Molor, Pemerintah Pertimbangkan Pengadaan Lahan Secara Paksa

3 April 2026 - 10:10 WIB

Harga Tiket Pesawat ANA, JAL Rute Internasional dari Jepang Diperkirakan Naik hingga 100% Akibat Lonjakan Harga BBM

3 April 2026 - 07:10 WIB

Jepang Uji Daur Ulang Popok Bekas Jadi Produk Baru, Solusi untuk Limbah dan Populasi Menua

2 April 2026 - 18:10 WIB

Warga Asing Makin Banyak, Kitakyushu Tunjuk Koordinator Multikultural untuk Perkuat Interaksi Warga Lokal dengan Asing

2 April 2026 - 13:10 WIB

Trending on News