Suhu Panas Menggila, 17 Orang di Jepang Dilaporkan Meninggal Akibat Heatstroke

Jepang yang saat ini memasuki musim panas tengah mengalami peningkatan suhu tinggi melampaui 40 derajat celcius  di 6 lokasi Prefektur Gunma dan lainnya.

Suhu di Tokyo tercatat mencapai 37 derajat celcius pada pagi hari.

Suhu panas yang luar biasa di bulan Juni telah membuat permintaan penggunaan listrik AC telah meningkat tajam dengan pasokan listrik yang akan tetap diperketat demi menyeimbangkan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Jepang terus menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi konsumsi energi listrik yang tidak perlu tanpa mengganggu kehidupan sehari-hari dan kegiatana ekonomi.

Berbagai sektor operasional bisnis pun mengaku telah berkontribusi meminimalkan penggunaan energi yang tak perlu namun tetap memperhatikan kenyamanan bekerja pada karyawan mereka.

Pengusaha hotel pun mengaku telah meminta para tamunya untuk mematikan AC ketika meninggalkan kamar mereka.

Salah satu pengusaha restoran pun mengaku telah mematikan lampu di area staf saat tidak begitu diperlukan.

Meski begitu, beberapa pengusaha pun mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk mengurangi pengunaan listrik AC mengingat kondisi panas saat ini sambil memperhatikan kondisi kesehatan karyawan.

Menurut laporan, sekitar 1517 orang telah dilarikan ke rumah sakit dan 17 orang telah dinyatakan meninggal akibat heatstroke dan kelelahan.

Source : KN, JT