Survey : 60% Warga Jepang Istimewakan Laki-laki dalam Kehidupan Sosial

Di Jepang sendiri, kesetaraan gender merupakan salah satu masalah yang cukup serius karena gender perempuan yang dianggap lebih rendah dari laki-laki sudah mendarah daging sejak zaman dulu dan terjadi turun temurun. Hal ini pun terbawa dalam berkehidupan sosial.

Baru-baru ini, sebuah penelitian dari Dentsu Group Inc yang berbabasis di Tokyo menunjukan sebuah hasil survey yang menyatakan bahwa lebih dari 60% warga Jepang merasa bahwa kaum laki-laki lebih mendapat keistimewaan.

Hal ini juga terbawa dalam kehidupan bersosial seperti karir, hukum dan sistem, pandangan dalam media serta aktivitas lainnya warga Jepang merasa bahwa laki-laki lebih diistimewakan ketimbang perempuan.

Survey menunjukan dari 3.000 responden sebanyak 64,6% dari responden merasa bahwa pria mendapat perlakuan istimewa dan 64,3% mengatakan bahwa hal tersebut sudah terjadi bahkan menjadi adat dan tradisi.

Dalam data survey menunjukan bahwa gender laki-laki mendapat keistimewaan dalam tempat kerja sebanyak 59,6%, dan 46,8% dalam hukum serta 38,7% dalam pemberitaan media.

Bahkan 78,4% mengatakan bahwa Jepang harus melakukan upaya yang lebih terpadu agar memajukan kesetaraan gender yang sudah mendarah daging ini. Meski bertahun-tahun pemerintah juga telah melakukan upaya kesetaraan gender, banyak masyarakat yang merasa realisasinya masih jauh dari pandangan mereka.

Seperti Perdana Menteri Jepang yang tidak pernah dijabat oleh perempuan atau pun takhta Kaisar yang tidak boleh jatuh kepada generasi Kaisar bergender perempuan menunjukan karir perempuan di Jepang sangat sulit mendapat jabatan tinggi.

Dari survey tersebut, para responden juga menyatakan setidaknya membutuhkan waktu 27 tahun agar Jepang bisa mempunyai Perdana Menteri perempuan pertamanya. Bahkan mereka juga mengatakan butuh waktu sekitar 24 hingga 33 tahun agar setengah dari parlemen Jepang bisa diisi oleh kaum perempuan.

Salah seorang pejabat Dentsu Group mengatakan bahwa sebenarnya saat ini, sikap masyarakat Jepang tentang kesetaraan gender sebenarnya telah berubah namun perlu adanya pergeseran ke tindakan yang lebih nyata.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here