Survey : Hanya 21% Warga Jepang yang Lakukan Cuci Tangan dengan Benar

Sebuah survey yang dilakukan oleh Japanese Journal of Infection Diseases mengungkap bahwa hanya 21% warga Jepang yang telah mencuci tangan sesuai dengan protokol kesehatan.

Survey tersebut dilakukan pada awal Juni tahun lalu hingga Desember lalu.

Dalam survey tersebut tercantum berbagai pertanyaan seperti, apakah mereka mencuci tangan dengan sabun atau tidak, menggunaka pembersih alkohol, perilaku ketika makan dan habis pergi ke tempatr umum dan lain sebagainya.

Hasil responden mengatakan 76% menjawab bahwa mereka selalu membersihkan tangan setelah kembali dari tempat umum, disusul dengan 68% yang melakukan setelah ke toilet dan hanya 30 % yang melakukan cuci tangan setelah membuang ingus, batuk, bersin dan lainnya.

Survey tersebut juga menyatakan bahwa hanya 21,1% responden yang mengatakan bahwa mencuci tangan dan menggunakan pembersih alkohol setidaknya 11 kali perhari.

Menurut peneliti, mencuci tangan 11 kali perhari atau lebih mengindikasikan bahwa mereka membersihkan tangan mereka dalam 5 situasi yang berbeda.

Peneliti Masaki Machida dari Departemen Pengobatan dan Pencegahan Kesehatan Masyarakat mengatakan bahwa kini banyak orang telah meningkatkan kesadaran akan kebersihan karena banyak sekali tempat cuci tangan dan penyedia hand sanitizer di berbagai tempat umum.

Meski begitu, Machida mngatakan bahwa mungkin saja banyak orang saat ini telah muak dengan virus corona sehingga banyak yang mengabaikan protokol kesehatan.

Machida mengatakan bahwa setidaknya setiap orang makan 3x sehari dan pergi ke toilet 3 kali sehari harusnya mencuci tangan 6x sehari atau lebih belum dengan aktivitas lainnya.

Jadi, jika jika seseorang yang mencuci tangan kurang dari 10 kali kemungkinan ada yang terlewat dan perlu meninjau perilaku kebersihan mereka.

Pandemi corona setidaknya telah mengajarkan banyak orang untuk lebih meningkatkan kesadaran akan kebersihan. Meski begitu, masih banyak orang yang tidak memperdulikan akan kesehatan dirinya sendiri dan perlu sosialisasi agar bisa meningkatkan kesadaran akan kebersihan.

Source : JT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here