Survey : Hanya 5,9% Jabatan Tinggi di Lembaga Pemerintahan Jepang Diisi Oleh Kaum Wanita

Kantor Kabinet Pemerintah Jepang baru saja merilis data terbaru terkait dengan posisi jabatan pemeritahan yang diisi oleh kaum wanita.

Kaum wanita yang mendapat jabatan atas seperti direktur, ketua organisasi, ketua penanggung jawab dan lain sebagainya hanya sebanyak 5,9% naik sedikit dari tahun sebelumnya.

Meski menurut data, jabatan di berbagai lembaga pemerintahan yang diisi oleh kaum wanita naik sebesar 0,6% dari tahun sebelumnya.

Meski terbilang baik, namun angka tersebut masih jauh di bawah target pemerintah Jepang yang ingin kaum wanita lebih  banyak mengisi posisi jabatan tinggi di pemerintahan setidaknya hingga 7%.

Meski hanya naik sedikit, namun hal tersebut menunjukan bahwa kesenjangan gender antara pria dan wanita di lingkungan pekerjaan semakin membaik.

Sebanyak 7 dari 18 kementerian, data pemerintah menunjukan kinerja terburuk adalah Komisi Keamanan Publik Nasional dengan 1,%, diikuti oleh Kementerian Pertahanan dengan 1,8% dan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata dengan 2,1%

Data ini menunjukan seberapa dalam peran gender dalam sebuah pekerjaan yang dilakoninya dimana Jepang dikenal sebagai negara dengan kesenjangan gender yang buruk.

Sejak PM Yoshihide Suga menjabat, pemerintah Jepang ingin mengadopsi program agar lebih banyak jabatan tinggi diisi oleh kaum wanita demi kesetaraan gender di lingkungan kerja pemerintahan.

Setidaknya, pemerintah ingin naikan angka persentase hingga 10% jabatan tinggi di pemerintahan banyak diisi oleh kaum wanita hingga 2025 nanti.

Source : KN