Tak Terima Dikeluarkan dari Sekolah Karena Pacaran, Seorang Siswi di Jepang Gugat Sekolah ke Pengadilan

Aturan di setiap sekolah di Jepang memang tidak sama. Di beberapa sekolah memang ada aturan mengenai siswanya dilarang pacaran selama masa menempuh pendidikan karena dianggap mengganggu konstentrasi belajar siswa.

Meski begitu, menyukai lawan jenis dan berpacaran sebenarnya adalah hasrat manusia yang tidak bisa dihindari. Terkadang, meski sekolahnya melarang, para siswa berpacaran secara diam-diam.

Seperti kejadian salah satu siswa yang bersekolah di sekolah swasta Nakano Tokyo Jepang pada 2019 lalu.

Hubungan si siswi ini diketahui oleh gurunya. Dalam sekolah tersebut memang pihak sekolah melarang siswanya berpacaran.

Siswi dan pasangannya tersebut kabarnya diintrograsi oleh pihak sekolah hingga pihak sekolah merekomendasikan mereka untuk mengundurkan diri.

Sejak saat itu, siswi tersebut dikeluarkan dari sekolah padahal hanya tinggal beberapa saat lagi ia akan lulus dari sekolah tersebut.

Saat ini, siswi tersebut menggugat pihak sekolah ke pengadilan atas dasar sekolah yang menyalahgunakan aturan. Ia mengaku pada saat dikeluarkan dari sekolah, ia sangat menderita mental karena pihak sekolah yang berlaku semena-mena.

Aturan tersebut dinilai terlalu keras dan tidak semestinya dijatuhkan kepada siswi yang merasakan hasrat untuk menyukai lawan jenis.

Ia menuntut ganti rugi sebesar 3,7 juta yen ke pihak sekolah atas perlakuan yang dialaminya tersebut.

Meski begitu, pihak sekolah mengatakan bahwa mereka akan melawan gugatan tersebut dan berencana untuk tidak akan mencabut aturan larangan pacaran di sekolah.

Source : NHK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here