Menu

Dark Mode
Bukan Sebagai Penguasa, Apa Fungsi Kaisar Jepang Sekarang Kalau Bukan Ngatur Negara? Mayat Perempuan Ditemukan Tersembunyi di Dalam Dinding Bar di Hokkaido, Operasional Tetap Berjalan Manga Baru Bertema Tukar Tubuh “Kae Dama” Akan Diluncurkan Januari Ini Girl Group Philosophy no Dance Akan Mengakhiri Aktivitas dengan Konser Terakhir pada Juni Bahasa Jepang yang Sering Disalahartikan Orang Indonesia Manga Firefly Wedding Tamat, Akan Hadir Cerita Spinoff Mulai Februari

TRAVEL

Tips Menikmati Jepang Saat Low Season Agar Lebih Murah

badge-check


					Tips Menikmati Jepang Saat Low Season Agar Lebih Murah Perbesar

Jepang memang terkenal sebagai destinasi favorit sepanjang tahun, terutama saat musim sakura (spring) atau momiji (autumn). Tapi tahukah kamu, liburan ke Jepang di low season alias musim sepi turis bisa jauh lebih hemat dan tetap seru? Low season biasanya jatuh di musim dingin (Januari–Februari, setelah tahun baru) dan awal musim panas (Juni, sebelum liburan sekolah). Nah, biar liburanmu tetap maksimal, berikut tipsnya:


1. Manfaatkan Harga Tiket Pesawat yang Lebih Murah

Low season biasanya berarti harga tiket pesawat turun cukup jauh.

  • Cari promo jauh-jauh hari, biasanya 3–4 bulan sebelumnya.

  • Gunakan fitur price alert di aplikasi booking untuk dapat notifikasi saat harga turun.


2. Pilih Hotel atau Ryokan dengan Diskon

Saat turis sepi, banyak penginapan kasih harga spesial.

  • Coba cek business hotel atau capsule hotel untuk opsi murah.

  • Kalau mau pengalaman tradisional, beberapa ryokan juga kasih paket hemat di musim sepi.


3. Nikmati Tempat Wisata Tanpa Berdesakan

Keuntungan besar dari low season adalah suasana lebih tenang.

  • Spot populer seperti Arashiyama Bamboo Forest (Kyoto) atau Shibuya Crossing (Tokyo) terasa lebih lapang.

  • Foto-foto jadi lebih leluasa tanpa terlalu banyak orang.


4. Perhatikan Jam Operasional & Cuaca

Low season kadang berarti ada tempat wisata yang tutup lebih awal.

  • Musim dingin: beberapa taman atau area luar ruangan bisa tutup cepat.

  • Musim hujan (Juni): siapkan payung lipat atau jas hujan ringan.


5. Cari Event Khusus di Low Season

Walaupun sepi turis, Jepang tetap punya event menarik.

  • Januari: banyak New Year Sale di department store.

  • Februari: ada Sapporo Snow Festival di Hokkaido.

  • Juni: bisa nikmati ajisai (hydrangea) bermekaran.


6. Maksimalkan Transportasi Hemat

Karena jadwal lebih fleksibel, kamu bisa manfaatkan tiket transportasi murah.

  • Japan Rail Pass (JR Pass) untuk perjalanan jauh.

  • Pass regional (misalnya Kansai Pass, Tokyo Wide Pass) untuk jelajah sekitar kota.


Liburan di Jepang saat low season itu bukan berarti membosankan. Justru, kamu bisa lebih hemat, lebih tenang, dan lebih leluasa menikmati Jepang tanpa harus desak-desakan dengan turis lain. Dengan perencanaan yang tepat, low season bisa jadi waktu terbaik untuk eksplor Jepang dari sisi yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perbedaan Risiko Traveling Musim Dingin di Tokyo vs Hokkaido

12 January 2026 - 17:30 WIB

Jaket Tebal vs Layering: Mana yang Lebih Efektif di Jepang?

26 December 2025 - 18:30 WIB

Dua Tahun Bertahan, Immersive Fort Tokyo Akhiri Operasionalnya Februari Mendatang

26 December 2025 - 10:10 WIB

Desa Konoha Hadir di Prancis, Wahana Bertema Naruto Akan Dibuka 2026

23 December 2025 - 14:30 WIB

Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang?

19 December 2025 - 09:24 WIB

Trending on TRAVEL