Menu

Dark Mode
Presiden dan Pendiri Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun Tingkat Kelulusan Ujian Konversi SIM Asing di Jepang Anjlok Setelah Aturan Diperketat Serangan AS-Israel ke Iran Guncang Industri Pelayaran dan Penerbangan Jepang Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden Apartment Hotel Kian Menjamur di Jepang, Incar Turis Asing yang Menginap Lama Trailer Baru BEASTARS Final Season Part 2 Dirilis, Tayang 7 Maret di Netflix

TRAVEL

Tips Menikmati Jepang Saat Low Season Agar Lebih Murah

badge-check


					Tips Menikmati Jepang Saat Low Season Agar Lebih Murah Perbesar

Jepang memang terkenal sebagai destinasi favorit sepanjang tahun, terutama saat musim sakura (spring) atau momiji (autumn). Tapi tahukah kamu, liburan ke Jepang di low season alias musim sepi turis bisa jauh lebih hemat dan tetap seru? Low season biasanya jatuh di musim dingin (Januari–Februari, setelah tahun baru) dan awal musim panas (Juni, sebelum liburan sekolah). Nah, biar liburanmu tetap maksimal, berikut tipsnya:


1. Manfaatkan Harga Tiket Pesawat yang Lebih Murah

Low season biasanya berarti harga tiket pesawat turun cukup jauh.

  • Cari promo jauh-jauh hari, biasanya 3–4 bulan sebelumnya.

  • Gunakan fitur price alert di aplikasi booking untuk dapat notifikasi saat harga turun.


2. Pilih Hotel atau Ryokan dengan Diskon

Saat turis sepi, banyak penginapan kasih harga spesial.

  • Coba cek business hotel atau capsule hotel untuk opsi murah.

  • Kalau mau pengalaman tradisional, beberapa ryokan juga kasih paket hemat di musim sepi.


3. Nikmati Tempat Wisata Tanpa Berdesakan

Keuntungan besar dari low season adalah suasana lebih tenang.

  • Spot populer seperti Arashiyama Bamboo Forest (Kyoto) atau Shibuya Crossing (Tokyo) terasa lebih lapang.

  • Foto-foto jadi lebih leluasa tanpa terlalu banyak orang.


4. Perhatikan Jam Operasional & Cuaca

Low season kadang berarti ada tempat wisata yang tutup lebih awal.

  • Musim dingin: beberapa taman atau area luar ruangan bisa tutup cepat.

  • Musim hujan (Juni): siapkan payung lipat atau jas hujan ringan.


5. Cari Event Khusus di Low Season

Walaupun sepi turis, Jepang tetap punya event menarik.

  • Januari: banyak New Year Sale di department store.

  • Februari: ada Sapporo Snow Festival di Hokkaido.

  • Juni: bisa nikmati ajisai (hydrangea) bermekaran.


6. Maksimalkan Transportasi Hemat

Karena jadwal lebih fleksibel, kamu bisa manfaatkan tiket transportasi murah.

  • Japan Rail Pass (JR Pass) untuk perjalanan jauh.

  • Pass regional (misalnya Kansai Pass, Tokyo Wide Pass) untuk jelajah sekitar kota.


Liburan di Jepang saat low season itu bukan berarti membosankan. Justru, kamu bisa lebih hemat, lebih tenang, dan lebih leluasa menikmati Jepang tanpa harus desak-desakan dengan turis lain. Dengan perencanaan yang tepat, low season bisa jadi waktu terbaik untuk eksplor Jepang dari sisi yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden

3 March 2026 - 10:10 WIB

Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis

19 February 2026 - 19:10 WIB

Berani Dateng? Jepang Buka “Zombie Ship” di Laut Lepas, Horor 2 Jam Tanpa Jalan Kabur

18 February 2026 - 16:10 WIB

Cara Menentukan Jumlah Baju Ideal untuk Trip Jepang

3 February 2026 - 11:30 WIB

Cara Menyesuaikan Pace Jalan Kaki di Jepang Biar Nggak Cepat Tumbang

2 February 2026 - 08:00 WIB

Trending on TRAVEL