Tok! Pemerintah Jepang Resmi Perlonggar Aturan Masuk dari Luar Negeri Non-Turis Mulai 1 Maret

Perdana Menteri Fumio Kishida melalui konferensi pers yang digelar pada Kamis 17/2/22 kemarin telah menyatakan bahwa Jepang akan memperlonggar aturan masuk dari laur negeri dengan kapasitas 5000 orang perhari yang akan dimulai pada 1 Maret mendatang.

Keputusan pelonggaran ini akan memperbolehkan pendatang dari luar negeri dengan tujuan studi, perjalanan bisnis, kerja dan pemagangan namun tidak untuk turis.

Menurut PM Kishida, tidak relevan jika pelonggaran dilakukan secara sekaligus untuk itu, kebijakan untuk turis akan secara bertahap sambil melihat situasi dan kondisi kedepan namun pemerintah tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai tepat kapannya.

“Tida realistis jika melonggarkan tindakan secara sekaligus” ucap Kishida dalam konferensi pers.

Selain itu, pemerintah juga akan memperlonggar aturan masuk dengan memangkas persyaratan karantina bagi pendatang dari luar negeri dengan menunjukan hasil negatif covid dan bukti telah menerima suntikan booster menjadi 3 hari setelah masuk Jepang.

Menurut PM Kishida keputusan pelonggaran lebih lanjut akan bergantung dari penilaian ilmiah varian omicron dari dalam dan luar Jepang dan juga tindakan yang diambil oleh negara lain.

Sejak 30 November lalu, pemerintah Jepang telah memblokir akses kedatangan baru dari luar negeri untuk mencegah penularan virus omicron meski telah dibuka beberapa minggu sebelumnya.

Kebijakan ini diumumkan akan berakhir pada Februari akhir dan pemerintah memutuskan untuk tidak memperpanjang pengetatan aturan masuk dari luar negeri.

Source : JT