Tokyo Mencari 10.000 Staf Medis Untuk Olimpiade

Pemerintah Jepang, Selasa (26/01/2021), mengatakan masih berencana merekrut 10.000 personel medis untuk Olimpiade yang ditunda karena virus, meskipun ada tekanan berat pada sistem perawatan kesehatan yang disebabkan oleh gelombang ketiga.

Politisi oposisi mengecam pemerintah atas rencana di parlemen, karena asosiasi medis memperingatkan tentang berkurangnya kapasitas.

Pemerintah Jepang dan pejabat Olimpiade bersikeras Olimpiade akan dibuka sesuai jadwal Juli ini, meskipun infeksi meningkat di dalam dan luar negerI.

Menteri Olimpiade Seiko Hashimoto mengatakan pemerintah masih berkomitmen pada rencana untuk mendapatkan ribuan staf medis untuk Olimpiade.

“Kami berusaha mendapatkan staf medis yang diperlukan sekitar 10.000, dengan alasan meminta dokter dan perawat agar masing-masing bekerja sekitar lima hari selama periode Olimpiade,” katanya.

Penyelenggara pertandingan masih membahas ketentuan medis yang diperlukan dan bagaimana menangani infeksi Covid-19 pada acara yang tertunda itu, katanya kepada parlemen.

Presiden Asosiasi Medis Jepang telah memperingatkan minggu lalu atas kemungkinan pengunjung luar negeri datang untuk Olimpiade.

Toshio Nakagawa mengatakan bahwa, dalam kondisi saat ini, “tidak mungkin” menerima pengunjung asing yang terjangkit virus corona di Olimpiade ke rumah sakit.

Sekitar 11.000 atlet dari sekitar 200 negara diperkirakan akan ambil bagian dalam Olimpiade

Sc: Japan Today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here