Total Kasus Corona Capai 200.000, PM Yoshihide Suga Enggan Berlakukan Kembali Status Darurat

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin (21/12/20) bahwa saat ini tidak perlu kembali memberlakukan status darurat meski total komulatif kasus corona telah menyentuh angka 200.000 kasus.

Suga mengatakan pemerintah terus berupaya menekan penyebaran virus dengan mempersingkat jam kerja di restoran dan bar untuk mengurangi kerumunan.

Meski Jepang yang sempat mengeluarkan kebijakan status darurat di seluruh Prefektur pada April lalu, PM Suga tidak berniat untuk kembali memberlakukan kebijakan tersebut karena ia yakin bahwa memerangi pandemi dan membangkitkan ekonomi dapat berjalan secara berdampingan.

Pemerintah juga sedang berkoordinasi dengan seluruh tenaga kesehatan dan juga perusahaan penyedia vaksin seperti Pfizer dan AstraZeneca agar bisa terdistribusi dengan baik ke seluruh penjuru negeri.

Setidaknya, pemerintah telah memiliki perjanjian dengan perusahaan farmasi untuk pengadaan vaksin sebanyak 120 juta dosis dan dirasa cukup untuk sebagian besar masyarakat Jepang.

Hingga hari ini Jepang mencatat lebih dari 200.000 kasus corona dengan total kematian sebanyak 2784 orang.

Pemerintah juga telah mencabut sementara program subsidi wisata “Go to Travel” dari tanggal 28 Desember hingga 11 Januari demi menekan penyebaran virus saat masyarakat merayakan liburan  tahun baru.

Source : JT
Pict Illustration : AN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here