Usai PM Jepang Nyatakan Siap Bertemu, Pemerintah Korea Utara Buka Suara Terkait Kasus Penculikan WN Jepang

Usai Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga yang menyatakan siap bertemu untuk berdiskusi dengan Korea Utara pada sidang PBB pekan lalu, kini pemerintah Korea Utara membuka suara.

Pemerintah Korea Utara mengatakan bahwa masalah penculikan warga negara Jepang yang terjadi tahun 1970-an telah resmi diselesaikan sepenuhnya. Hal tersebut diungkap langsung dalam situs resmi Kementrian Luar Negeri Korea Utara pada hari ini Rabu (30/9/20).

“Masalah penculikan telah diselesaikan sepenuhnya dengan ketulusan dan upaya kami” tertulis dalam web tersebut.

Menurut Korea Utara bahwa kasus penculikan tersebut telah diselesaikan usai Korea Utara yang mengumumkan bahwa korban penculikan Megumi Yokota telah meninggal dan sisa jenazah telah dipulangkan ke Jepang pada 2004 silam.

Namun pemerintah Jepang menolak karena setelah di identifikasi bahwa jenazah tersebut bukanlah jenazah Megumi.

Hingga saat ini Jepang masih belum menerima penjelasan lebih rinci karena pihak Korea Utara yang tidak mau terbuka terkait dengan masalah penculikan ini.

Pada tahun 2002, pihak Korut mengakui bahwa mereka telah menculik 17 WN Jepang dan sekitar 5000 penduduk sipil Korea Selatan. Kabarnya penculikan tersebut dilatih oleh militer Korut untuk menjadi mata-mata.

Hingga kini pemerintah Jepang terus berupaya dalam mengungkap kasus ini lebih dalam untuk mengetahui kebenaran atas kasus tersebut.

Source : JN24

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here