Waduh! PM Yoshihide Suga Katakan Wilayah Tokyo Perlu Perpanjang Status Darurat hingga 2 Minggu

Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan pada hari Rabu (3/3/21) bahwa wilayah Tokyo diperlukan masa status darurat tambahan sekitar 2 minggu karena situasinya belum cukup baik untuk dicabut.

PM Suga mengatakan hal tersebut usai rapat dengan sejumlah kabinetnya termasuk Menteri Kesehatan Norihisa Tamura yang membahas mengenai keputusan apakah akan mengakhiri keadaan darurat seperti yang sudah dijadwalkan.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike telah menyampaikan keprihatinan tentang penyebaran infeksi di Tokyo yang juga belum melambat sambil mendukung perpanjangan status darurat khusus di wilayah ibukota.

PM Suga mengatakan bahwa patokan untuk mengakhiri status darurat adalah tingkat ketersediaan ruangan di rumah sakit untuk pasien covid19 yang turun dibawah 50% dalam penurunan tren yang jelas dan wilayah Tokyo sebagian belum memenuhi hal tersebut.

Status darurat memungkinkan banyak orang untuk menahan diri pergi keluar jika tidak diperlukan dan beberapa toko restoran dan bar diharuskan tutup jam 8 malam. Selain itu, status darurat juga akan membatasi kapasitas peserta dalam sebuah acara yang tidak boleh lebih dari 50%.

Pemerintah sebenarnya menjadwalkan bahwa status darurat akan berakhir pada 7 Maret mendatang. Namun di beberapa daerah lain telah mengindikasikan keadaan yang baik ketimbang Tokyo sehingga pemerintah menginginkan pencabutan status darurat lebih cepat.

Namun untuk wilayah Ibukota Tokyo masih perlu diperpanjang hingga 2 minggu karena penambahan kasus corona yang belum juga membaik.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here