Nilai tukar yen Jepang menguat dengan cepat hingga ke kisaran atas level 155 per dolar AS di pasar New York pada Jumat, di tengah meningkatnya kewaspadaan pasar terhadap kemungkinan intervensi pembelian yen oleh otoritas Jepang.
Pada satu titik pada perdagangan sore hari, yen diperdagangkan di 155,90 per dolar, setelah sebelumnya berada di kisaran 158,11–158,21 per dolar pada pukul 08.40 pagi waktu setempat.
Menurut seorang sumber yang memahami situasi tersebut, Federal Reserve Bank of New York melakukan apa yang disebut sebagai “rate check” dengan bank-bank besar, yaitu menanyakan kondisi pasar valuta asing untuk dolar AS dan yen. Langkah ini umumnya dipandang sebagai sinyal awal yang sering mendahului intervensi pasar.
Meningkatnya kehati-hatian terhadap kemungkinan intervensi terkoordinasi antara Jepang dan Amerika Serikat untuk menghentikan pelemahan yen diduga menjadi faktor yang mempercepat penguatan mata uang Jepang tersebut.
Beberapa jam sebelumnya di Tokyo, yen juga sempat menguat ke level 157 per dolar di tengah spekulasi intervensi, setelah sebelumnya melemah hingga level 159. Pelemahan tersebut terjadi menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, yang mengindikasikan bahwa bank sentral Jepang kecil kemungkinannya akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah
Pergerakan tajam ini mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap sinyal kebijakan moneter dan potensi langkah langsung pemerintah dalam menstabilkan nilai tukar yen.
Sc : KN







