Menu

Dark Mode
Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027 Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

News

Kantor Pemerintah di Jepang Gunakan Karakter AI untuk Layani Warga dan Kurangi Beban Pegawai

badge-check


					Masaharu Sugawara, a local government official of Ichinoseki, Iwate Prefecture, uses an artificial intelligence-powered terminal in a demonstration on Aug. 4, 2025, at the city's office. (Kyodo) Perbesar

Masaharu Sugawara, a local government official of Ichinoseki, Iwate Prefecture, uses an artificial intelligence-powered terminal in a demonstration on Aug. 4, 2025, at the city's office. (Kyodo)

Sebuah terminal bertenaga kecerdasan buatan (AI) telah diperkenalkan di kantor pemerintahan kota di timur laut Jepang untuk memenuhi kebutuhan warga, termasuk membantu mereka mengisi dokumen, guna meningkatkan layanan publik sekaligus meringankan beban kerja pegawai.

Di Balai Kota Ichinoseki, Prefektur Iwate, pengunjung dapat berbicara dengan perangkat tersebut. Sosok karakter perempuan muncul di layar dan merespons dengan memberikan arahan, seperti ke bagian mana mereka harus pergi atau membantu dalam pengisian formulir aplikasi.

Dengan memindai kartu identitas seperti SIM atau kartu My Number, nama dan alamat pemohon otomatis terisi di formulir.

Pejabat Ichinoseki mengatakan kota tersebut memutuskan menggunakan sistem yang dikembangkan oleh EasyDialog G.K., penyedia chatbot AI generatif yang berbasis di Yokohama, karena seringkali pegawai terlalu sibuk untuk melayani warga secara maksimal.

Pemerintah kota berencana mengganti seluruh loket manual dengan terminal AI ini, meski tantangan tersisa adalah bagaimana melayani warga lanjut usia yang tidak terbiasa dengan teknologi digital.

“Seperti halnya kasir swalayan yang kini sudah umum dalam kehidupan sehari-hari, kami akan berusaha agar warga terbiasa dengan loket AI ini sehingga bisa digunakan secara luas,” kata Masaharu Sugawara, pejabat Ichinoseki yang bertanggung jawab atas digitalisasi layanan administrasi.

EasyDialog mengatakan perangkat ini terhubung dengan basis pengetahuan milik Ichinoseki, mencakup lebih dari 7.000 halaman web, sehingga dapat merespons permintaan dengan tepat.

Menurut perusahaan, ini adalah “sistem terintegrasi penuh yang tidak hanya memberikan informasi tetapi juga mampu melakukan tindakan nyata: mulai dari pengenalan wajah, pemindaian identitas, hingga pemrosesan formulir secara otomatis.”

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter

26 August 2026 - 10:10 WIB

Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan

25 August 2026 - 13:31 WIB

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Trending on News