Menu

Dark Mode
Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Pentas Panggung Spirited Away Gelar Tur Dunia, Singgah ke Kanada, AS, Inggris, Taiwan, dan Jepang Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap usai Bobol Home Center di Jepang, Ngaku Incar Kunci Koper Jepang Naikkan Pajak Keluar Negara Jadi 3.000 Yen, Biayai Penanganan Lonjakan Wisatawan Asing Aturan Visa Baru Jepang Bikin Pengusaha Asing Cemas, Restoran Terancam Tutup dan Dideportasi

Bahasa Jepang

Bahasa Jepang Saat Menghadiri Pernikahan 💍🇯🇵

badge-check


					Bahasa Jepang Saat Menghadiri Pernikahan 💍🇯🇵 Perbesar

Menghadiri pernikahan di Jepang bukan hanya soal mengenakan pakaian rapi, tetapi juga memahami etika berbahasa. Ada ungkapan-ungkapan khusus yang digunakan untuk memberi selamat, menyampaikan doa, hingga berbincang dengan pasangan pengantin atau tamu lain. Berikut panduan kosakata dan frasa yang berguna saat menghadiri pernikahan di Jepang.


1. Ucapan Selamat

  • ご結婚おめでとうございます! (Gokekkon omedetou gozaimasu!)
    “Selamat atas pernikahannya!” (ungkapan formal paling umum)

  • ご結婚、心よりお祝い申し上げます。(Gokekkon, kokoro yori oiwai moushiagemasu.)
    “Dengan tulus hati saya mengucapkan selamat atas pernikahan Anda.” (sangat sopan, cocok untuk situasi resmi)

  • 末永くお幸せに!(Suenagaku o-shiawase ni!)
    “Semoga bahagia selamanya!”


2. Frasa yang Umum Didengar di Pernikahan

  • 披露宴 (Hirouen) – Resepsi pernikahan.

  • 乾杯 (Kanpai) – Bersulang. Biasanya tamu akan mengangkat gelas sambil mengucapkan ini.

  • 祝辞 (Shukuji) – Pidato ucapan selamat.

  • 花嫁 (Hanayome) – Pengantin wanita.

  • 花婿 (Hanamuko) – Pengantin pria.


3. Saat Memberi Ucapan Singkat

  • 今日は本当におめでとうございます。(Kyou wa hontou ni omedetou gozaimasu.)
    “Hari ini benar-benar bahagia, selamat ya.”

  • お二人の門出を心から祝福します。(Ofutari no kadode o kokoro kara shukufuku shimasu.)
    “Saya dengan tulus memberkati langkah baru kalian berdua.”

  • 素敵なご家庭を築いてください。(Suteki na gokatei o kizuite kudasai.)
    “Semoga membangun rumah tangga yang indah.”


4. Hal yang Perlu Dihindari

Dalam budaya Jepang, ada kata-kata yang dianggap tidak pantas diucapkan di pernikahan karena memiliki kesan “perpisahan” atau “pengulangan.” Misalnya:

  • 別れる (Wakareru) – Berpisah.

  • 終わる (Owaru) – Berakhir.

  • 再び (Futatabi) – Lagi/kembali (memberi kesan pernikahan bisa gagal dan diulang).

👉 Karena itu, tamu biasanya sangat berhati-hati dalam memilih kata.


5. Bahasa Tubuh & Etika

Selain bahasa, etika juga penting:

  • Membawa ご祝儀 (Goshūgi) atau amplop berisi uang sebagai hadiah.

  • Memberikan amplop dengan dua tangan sambil sedikit menunduk.

  • Menggunakan bahasa sopan (keigo), terutama jika berbicara dengan keluarga pengantin atau tamu senior.


Menghadiri pernikahan di Jepang bukan hanya soal menghadiri pesta, tapi juga menghormati tradisi dengan ucapan dan sikap yang tepat. Dengan memahami frasa seperti gokekkon omedetou gozaimasu, suenagaku o-shiawase ni, hingga etika pemberian hadiah, kamu bisa lebih percaya diri menghadiri acara spesial ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus

2 June 2026 - 10:10 WIB

Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

30 May 2026 - 17:10 WIB

Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang

8 May 2026 - 10:05 WIB

Golden Week Dimulai, Stasiun hingga Bandara di Jepang Dipadati Wisatawan

4 May 2026 - 11:10 WIB

Sento Jepang Terancam Tutup, Harga Energi Naik Bikin Pemandian Tradisional Kian Terpuruk

27 April 2026 - 19:17 WIB

Trending on Bahasa Jepang